Cegah Sengketa Pemilu, Bawaslu Tulang Bawang Ingatkan Parpol Validasi Data Sejak Dini
|
Tulang Bawang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengingatkan pentingnya validitas administrasi partai politik sejak dini untuk mengantisipasi potensi sengketa pemilu. Hal tersebut disampaikan dalam pendampingan kegiatan Koordinasi dan Sosialisasi Pemutakhiran Data Partai Politik secara Berkelanjutan di Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Tulang Bawang, Senin (19/10).
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menjelaskan bahwa pengawasan tetap dilaksanakan dalam setiap kegiatan Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun partai politik. Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu hadir untuk mendampingi sosialisasi yang diselenggarakan KPU, sekaligus mengingatkan pentingnya pemenuhan persyaratan administrasi kepartaian.
“Pemenuhan 30 persen keterwakilan perempuan adalah wajib. Kemudian, terkait dengan kegandaan anggota partai politik, tentu akan berdampak, maka perlu validitas secara administratif dari sekarang,” jelas Inda.
Menurutnya, pemutakhiran data melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) perlu menjadi perhatian partai politik karena berkaitan dengan pemenuhan persyaratan sebagai peserta pemilu. Inda juga menekankan bahwa potensi persoalan administrasi harus dimitigasi sebelum tahapan pemilu dimulai agar tidak berkembang menjadi sengketa.
Ketua KPU Kabupaten Tulang Bawang, Perwira, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berisi edukasi dan sosialisasi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi KPU untuk mendengar masukan dari partai politik. Ia menyebutkan bahwa pemenuhan ketentuan, termasuk keterwakilan perempuan, perlu dibahas lebih awal agar administrasi dapat dipersiapkan sesuai aturan yang berlaku.
“Pemenuhan ini wajib dipatuhi. Sebelum dimulainya tahapan, kita bahas dari awal agar administrasi ke depan pada saat pendaftaran sudah terpenuhi seluruhnya,” ujar Perwira.
Ketua DPD PSI Kabupaten Tulang Bawang, Pardianto, menyampaikan bahwa partainya sedang melakukan pemutakhiran internal terhadap data keanggotaan dan kepengurusan. Ia menyatakan kepengurusan PSI telah terbentuk di seluruh kecamatan dan 116 kampung, telah memperoleh surat keputusan, serta memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan 30 persen.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang didampingi staf Bawaslu, yakni Riky Arya Putra, Ishak Juliansyah, Herdi Sudirman, Ririn Kotimah, dan Apri Mashur. Melalui koordinasi ini, pemutakhiran data diharapkan dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan sehingga potensi persoalan administrasi dapat diidentifikasi lebih awal.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas