Peringati Hari Hansip, Bawaslu Tulang Bawang Tegaskan Peran Strategis Linmas Menjaga Demokrasi
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Pertahanan Sipil (Hansip) yang kini dikenal sebagai Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas), Minggu (19/04). Peringatan ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali peran strategis Linmas dalam mendukung kelancaran proses demokrasi, khususnya di tingkat akar rumput. Sebagai garda terdepan di lingkungan masyarakat, Linmas memiliki kontribusi penting dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta mendukung kelancaran setiap tahapan pemilu. Keberadaan Linmas menjadi bagian tak terpisahkan dalam menciptakan suasana yang kondusif, aman, dan tertib.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa peran Linmas sangat strategis dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik hingga ke tingkat paling bawah.
“Linmas memiliki posisi yang sangat penting karena mereka hadir langsung di tengah masyarakat. Dalam setiap tahapan pemilu, Linmas turut menjaga ketertiban dan memastikan proses berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Minggu (19/04).
Ia menambahkan bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk Linmas.
“Demokrasi yang berkualitas membutuhkan dukungan semua pihak. Linmas menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menekankan bahwa Linmas juga memiliki peran dalam mendukung upaya pencegahan pelanggaran pemilu melalui pendekatan persuasif di masyarakat.
“Linmas berada di lingkungan masyarakat sehingga memiliki kedekatan sosial yang kuat. Hal ini dapat dimanfaatkan untuk membantu menyampaikan pesan-pesan pencegahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilu yang jujur dan adil,” ujar Desi.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Bawaslu dan Linmas perlu terus diperkuat, terutama dalam membangun pengawasan partisipatif.
“Kolaborasi antara Linmas dan Bawaslu menjadi penting dalam memperluas jangkauan pengawasan. Semakin banyak pihak yang terlibat, maka kualitas demokrasi akan semakin baik,” jelasnya.
Di sisi lain, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyoroti peran Linmas dalam menjaga stabilitas dan ketertiban sebagai faktor pendukung penegakan hukum pemilu.
“Situasi yang aman dan tertib sangat mendukung proses penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa. Linmas memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi tersebut,” ujar Rachmat.
Ia menegaskan bahwa stabilitas di tingkat akar rumput menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga integritas proses demokrasi.
“Ketika situasi kondusif terjaga, maka seluruh proses pemilu dapat berjalan sesuai aturan, dan potensi konflik dapat diminimalisir,” tambahnya.
Peringatan Hari Hansip ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran Linmas dalam kehidupan demokrasi, serta memperkuat sinergi antara Bawaslu dan seluruh elemen masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Linmas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang aman, tertib, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP