Ahmad Qohar Tekankan Evaluasi Berkala, Kunci Penguatan Kehumasan dan Keterbukaan Informasi
|
Tulang Bawang — Kegiatan evaluasi publikasi media sosial dan pemberitaan pengawasan pemilu serta keterbukaan informasi publik yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung pada Rabu (22/04) menjadi ruang strategis untuk memperkuat kinerja kehumasan di seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota. Dalam kegiatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Ahmad Qohar, menekankan pentingnya evaluasi berkala sebagai instrumen untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan pengelolaan informasi publik.
“Evaluasi kehumasan dan keterbukaan informasi publik ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali sebagai bagian dari upaya kita menjaga kualitas dan konsistensi kinerja di seluruh jajaran,” ujar Qohar.
Ia menjelaskan bahwa evaluasi tidak hanya berfungsi sebagai alat penilaian, tetapi juga sebagai ruang untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan solusi bersama.
“Setiap kendala yang dihadapi di tingkat kabupaten/kota harus kita carikan formulasinya bersama, baik dari sisi pimpinan maupun kesekretariatan. Ini penting agar tidak ada permasalahan yang berlarut tanpa solusi,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan kehumasan tidak dapat dilepaskan dari peran aktif pimpinan dalam membimbing dan mengarahkan jajaran di bawahnya.
“Pimpinan di kabupaten/kota memiliki peran penting untuk melakukan supervisi dan pembinaan kepada staf, khususnya dalam pelaksanaan tugas kehumasan dan data informasi,” tegasnya.
Qohar juga menyoroti tantangan kehumasan di tengah kondisi efisiensi anggaran yang saat ini dihadapi oleh lembaga.
“Di tengah efisiensi anggaran, kehumasan tetap harus mampu menjaga eksistensinya. Justru di situ kita dituntut untuk lebih kreatif dan efektif dalam menyampaikan informasi kepada publik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehumasan merupakan wajah lembaga yang berperan dalam membangun citra dan kepercayaan masyarakat.
“Kehumasan adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi. Jika dikelola dengan baik, maka akan berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan publik terhadap lembaga,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan evaluasi sebagai bagian dari budaya kerja yang berkelanjutan.
“Evaluasi ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan untuk terus berkembang. Dengan evaluasi yang rutin, kita bisa memastikan bahwa kinerja kita selalu berada pada jalur yang tepat,” tutupnya.
Melalui penegasan ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu kabupaten/kota dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan kehumasan dan keterbukaan informasi publik, sehingga mampu menghadirkan informasi yang transparan, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP