Nyepi 1948 Saka, Desi Triyana: Nilai Toleransi dan Harmoni Sosial
|
Tulang Bawang – Peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 18 Maret 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kedamaian, toleransi, serta harmoni dalam kehidupan bermasyarakat. Perayaan Nyepi yang identik dengan suasana hening dan refleksi diri mengandung pesan mendalam tentang pentingnya keseimbangan antara manusia, alam, dan kehidupan sosial.
Dalam momentum tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang turut menyampaikan ucapan Rahajeng Rahina Nyepi Tahun Baru Saka 1948 kepada umat Hindu yang merayakan, seraya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Nyepi sebagai inspirasi dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menilai bahwa perayaan Nyepi memiliki nilai universal yang dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat dalam membangun kehidupan yang harmonis.
“Hari Raya Nyepi bukan hanya tentang perayaan keagamaan, tetapi juga tentang nilai refleksi, kedamaian, dan keseimbangan dalam kehidupan. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membangun masyarakat yang rukun dan saling menghargai,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (19/03).
Menurutnya, semangat toleransi antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Keberagaman adalah kekuatan bangsa kita. Melalui momentum Nyepi ini, kita diingatkan bahwa keharmonisan hanya dapat terwujud jika masyarakat memiliki sikap saling menghormati dan menjaga kebersamaan,” jelasnya.
Desi juga menekankan bahwa nilai kedamaian dan kebijaksanaan yang terkandung dalam perayaan Nyepi dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kehidupan sosial yang damai dan demokratis.
“Dalam kehidupan bermasyarakat, kedamaian dan kebijaksanaan sangat dibutuhkan agar setiap perbedaan dapat disikapi dengan bijak. Nilai-nilai ini juga penting dalam menjaga kehidupan demokrasi yang sehat dan berintegritas,” tambahnya.
Ia berharap momentum Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dapat memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Semoga perayaan Nyepi membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan harmoni bagi seluruh masyarakat. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat toleransi, menjaga persatuan, dan membangun kehidupan sosial yang lebih damai,” pungkasnya.
Melalui momentum perayaan Nyepi, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap nilai-nilai kedamaian dan kebijaksanaan dapat terus menginspirasi masyarakat dalam menjaga kehidupan yang harmonis, sehingga tercipta lingkungan sosial yang rukun, damai, dan penuh saling menghormati.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP