Lompat ke isi utama

Berita

Lolly Suhenty: Bawaslu Harus Terus Berinovasi Hadapi Perubahan Kerawanan

s

Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menyampaikan arahan pada kegiatan Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (23/08).

Tulang Bawang — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Lolly Suhenty, menekankan pentingnya inovasi dalam strategi pencegahan untuk menghadapi perubahan pola kerawanan dan potensi pelanggaran pada setiap tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Hal tersebut disampaikan Lolly dalam kegiatan Evaluasi Efektivitas Strategi Pencegahan Pelanggaran pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 yang digelar Bawaslu RI secara daring melalui Zoom Meeting, Minggu (23/08).

Lolly mengatakan, dinamika Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 menunjukkan bahwa pola kerawanan dan potensi pelanggaran terus mengalami perubahan. Perkembangan teknologi, perubahan relasi politik, serta dinamika sosial politik yang berlangsung cepat menuntut Bawaslu untuk terus melakukan inovasi dalam pengawasan.

Ia menjelaskan, Bawaslu telah memiliki peta jalan pencegahan yang mencakup tiga tahapan utama, yakni mitigasi, antisipasi, dan aksi pencegahan. Mitigasi dilakukan melalui pemetaan kerawanan, termasuk Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dan isu-isu krusial seperti politik uang, netralitas aparatur sipil negara (ASN), hingga pemilu di luar negeri.

Menurut Lolly, pemetaan kerawanan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah pencegahan agar pengawasan dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai dengan potensi risiko yang dihadapi.

g

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Evaluasi
Strategi
Pencegahan