Lompat ke isi utama

Berita

Gelar Rapat Pleno Mingguan, Bawaslu Bahas Tindak Lanjut Pengawasan Coktas dan Persiapan Simulasi Sengketa

a

Ketua, Anggota Bawaslu, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan rapat pleno mingguan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (06/05)

Tulang Bawang — Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan rapat pleno mingguan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (13/05). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua, Anggota Bawaslu, serta Koordinator Sekretariat sebagai bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus mempersiapkan agenda strategis kelembagaan ke depan.

Rapat pleno mingguan dilaksanakan sebagai forum koordinasi internal untuk meninjau capaian kinerja yang telah berjalan, mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan di lapangan, serta menyusun langkah-langkah strategis guna mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang lebih efektif, terukur, dan terencana. Dalam pelaksanaan rapat, sejumlah agenda penting menjadi pembahasan utama, di antaranya penguatan koordinasi antar divisi, tindak lanjut hasil pengawasan Pencocokan Terbatas (Coktas) Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang telah dilakukan pada Selasa, 12 Mei 2026, serta persiapan simulasi penyelesaian sengketa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan pentingnya membangun sinergi dan kerja sama antar divisi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan.

“Koordinasi dan sinergi antar divisi menjadi kunci penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan yang efektif dan terukur,” ujarnya.

Menurut Inda, penguatan koordinasi internal diperlukan agar seluruh program dan agenda kelembagaan dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.

“Setiap divisi memiliki peran strategis yang harus saling mendukung agar pelaksanaan tugas kelembagaan berjalan maksimal,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tindak lanjut hasil pengawasan Coktas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang telah dilakukan di sejumlah kecamatan pada 12 Mei 2026.

“Hasil pengawasan di lapangan harus segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi guna memastikan kualitas data pemilih tetap terjaga,” katanya.

Selain itu, Inda menegaskan pentingnya kesiapan kelembagaan dalam menghadapi potensi sengketa pemilu maupun pemilihan di masa mendatang.

“Persiapan simulasi penyelesaian sengketa menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan dan kapasitas kelembagaan,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menjelaskan bahwa staf bagian penyelesaian sengketa telah menyusun alur penyelesaian sengketa sebagai bagian dari persiapan simulasi yang akan dilaksanakan pekan depan.

“Staf penyelesaian sengketa telah menyusun alur penanganan sengketa dan minggu depan akan dilaksanakan simulasi sebagai bentuk penguatan kapasitas internal,” ujarnya.

Menurut Rachmat, simulasi tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman teknis dan kesiapan jajaran dalam menghadapi proses penyelesaian sengketa.

“Simulasi menjadi sarana pembelajaran sekaligus evaluasi terhadap mekanisme penyelesaian sengketa yang akan diterapkan,” jelasnya.

Di sisi lain, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menjelaskan bahwa pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

“Pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif direncanakan dilaksanakan pada 24 Juni 2026 sebagai bagian dari penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” ujarnya.

Desi juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pengawasan Coktas PDPB yang dilakukan di empat kecamatan berjalan dengan lancar.

“Pelaksanaan pengawasan coktas berjalan lancar dan difokuskan pada pemilih lanjut usia di atas seratus tahun,” katanya.

Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan validitas data pemilih dan perlindungan hak konstitusional masyarakat.

“Pengawasan pemutakhiran data pemilih menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan hak pilih masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, menegaskan pentingnya tertib administrasi dan konsolidasi laporan kegiatan kelembagaan.

“Setiap staf divisi bertanggung jawab menyusun laporan kegiatan pimpinan setiap bulan untuk mendukung konsolidasi demokrasi,” ujarnya.

Menurut Kausar, laporan tersebut menjadi bagian penting dalam dokumentasi dan evaluasi program kelembagaan.

“Pelaporan yang tertib dan terstruktur akan membantu penguatan administrasi serta evaluasi pelaksanaan program kerja,” jelasnya.

Melalui rapat pleno mingguan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Rapat Pleno Mingguan
Bawaslu
Pengawasan Coktas
Persiapan Simulasi Sengketa