Lompat ke isi utama

Berita

Semangat Paskah, Desi Triyana Dorong Partisipasi Masyarakat yang Lebih Sadar dan Bertanggung Jawab

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Peringatan Hari Paskah Tahun 2026 dimaknai oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang sebagai momentum untuk membangkitkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Dengan tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”, Paskah tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan untuk menjadi lebih baik, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai kasih, pengorbanan, dan harapan baru menjadi landasan penting dalam membangun demokrasi yang sehat dan inklusif.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa semangat kebangkitan dalam Paskah dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih aktif dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.

“Paskah mengajarkan kita bahwa selalu ada ruang untuk bangkit dan menjadi lebih baik. Dalam konteks demokrasi, ini berarti mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan hak dan kewajibannya, serta berpartisipasi secara aktif dalam mengawal jalannya pemilu,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Minggu (05/04).

Ia menegaskan bahwa partisipasi masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam menciptakan pemilu yang berkualitas. Masyarakat tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas yang turut menjaga integritas proses demokrasi.

“Ketika masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi, maka potensi pelanggaran dapat diminimalisir. Oleh karena itu, kami terus mendorong penguatan partisipasi publik melalui edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Desi juga menekankan pentingnya nilai kasih dan kebersamaan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. Ia menilai bahwa demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila masyarakat mampu menjaga toleransi dan saling menghargai perbedaan.

“Nilai kasih dalam Paskah mengajarkan kita untuk saling menghormati dan peduli terhadap sesama. Ini sangat penting dalam menjaga suasana yang kondusif, terutama dalam proses demokrasi yang seringkali diwarnai perbedaan pilihan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Paskah sebagai refleksi dalam memperkuat komitmen terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Peringatan Hari Paskah ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan spiritual, tetapi juga menjadi penguatan nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat kesadaran publik sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemilu yang berintegritas, transparan, dan berkeadilan.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Semangat Paskah
Desi Triyana
Partisipasi Masyarakat
Lebih Sadar
Bertanggung Jawab