Semangat Idul Fitri, Desi Triyana Dorong Penguatan Partisipasi dan Kepercayaan Publik
|
Tulang Bawang – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi dimanfaatkan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang sebagai ruang untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.
Idul Fitri yang sarat dengan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan dinilai menjadi landasan penting dalam membangun kepercayaan antara lembaga pengawas pemilu dan masyarakat. Dalam konteks demokrasi, kepercayaan publik menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan proses pemilu yang berkualitas.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa Idul Fitri bukan hanya momentum keagamaan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi publik dan partisipasi masyarakat.
“Idul Fitri adalah momentum yang sangat tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kembali kepercayaan publik. Dalam konteks pengawasan pemilu, partisipasi masyarakat menjadi elemen penting yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (19/03).
Ia menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga Bawaslu semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari masyarakat sebagai bagian dari pengawasan partisipatif.
“Semangat kebersamaan yang tercermin dalam Idul Fitri harus kita terjemahkan dalam bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu. Dengan partisipasi yang kuat, potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Desi menekankan bahwa nilai-nilai Idul Fitri seperti kejujuran dan keterbukaan sejalan dengan prinsip transparansi dalam penyelenggaraan pemilu.
“Nilai kejujuran dan keterbukaan yang kita peroleh selama Ramadan dan Idul Fitri harus menjadi landasan dalam setiap proses demokrasi. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk menjaga kualitas pemilu,” tambahnya.
Ia juga berharap momentum Idul Fitri dapat memperkuat sinergi antara Bawaslu dan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal.
“Kami berharap hubungan yang harmonis antara Bawaslu dan masyarakat dapat terus terjaga. Kolaborasi ini penting untuk menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas,” ungkap Desi.
Di akhir pernyataannya, Desi menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat Tulang Bawang.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah. Ja’alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga semangat kebersamaan dan keikhlasan senantiasa menyertai kita dalam membangun demokrasi yang lebih baik,” pungkasnya.
Melalui momentum Idul Fitri ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang terus mendorong penguatan partisipasi masyarakat sebagai pilar utama dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang efektif dan demokrasi yang berkualitas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP