Lompat ke isi utama

Berita

Sambut KICK OFF Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Tulang Bawang Tegaskan Penguatan Spirit Kelembagaan

A

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu RI

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap program Bawaslu RI bertajuk KICK OFF Ngabuburit Pengawasan yang mengangkat tema "Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu". Kegiatan tersebut disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Bawaslu pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 16.00 WIB.

Program ini menjadi ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai kelembagaan di momentum Ramadan, sekaligus mempertegas komitmen Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi, baik pada masa tahapan maupun non-tahapan pemilu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat soliditas dan integritas kelembagaan di seluruh tingkatan Bawaslu. Menurutnya, penguatan spirit kelembagaan tidak hanya berbicara soal struktur organisasi, tetapi juga menyangkut nilai, etika, dan tanggung jawab moral sebagai pengawas pemilu.

"Program Ngabuburit Pengawasan ini menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat semangat kolektif dalam menjalankan tugas pengawasan. Spirit kelembagaan harus dibangun dari integritas individu, profesionalitas kerja, dan komitmen menjaga marwah demokrasi," ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (21/02).

Ia menambahkan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab, yang sejalan dengan prinsip kerja Bawaslu.

"Pengawasan pemilu bukan sekadar tugas administratif, melainkan amanah demokrasi. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali bahwa setiap langkah pengawasan harus dilandasi integritas dan komitmen kebangsaan," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa program ini juga menjadi sarana memperluas literasi kepemiluan dan membangun kedekatan dengan masyarakat.

"Ngabuburit Pengawasan bukan hanya kegiatan internal, tetapi juga ruang edukasi publik. Ini bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif bahwa pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama," jelas Desi.

Ia menilai, penguatan spirit kelembagaan harus berjalan beriringan dengan penguatan partisipasi masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan edukatif akan memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

"Kami mendorong agar semangat yang dibangun melalui program ini dapat diterjemahkan dalam kegiatan sosialisasi, diskusi publik, dan edukasi hukum kepemiluan di daerah. Dengan demikian, spirit kelembagaan tidak hanya dirasakan internal, tetapi juga berdampak luas," tambahnya.

Melalui partisipasi dalam KICK OFF Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus merawat demokrasi secara berkelanjutan. Momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa pengawasan pemilu adalah bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Dengan penguatan nilai kelembagaan, partisipasi masyarakat, serta konsistensi kerja di setiap lini, Bawaslu Tulang Bawang optimistis dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, adil, dan berintegritas.

Editor: Bambang AP

Foto: Bambang AP

Tag
KICK OFF
Ngabuburit Pengawasan
Penguatan Spirit
Kelembagaan
Bawaslu
Tulang Bawang