Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Spirit Kelembagaan di Masa Non-Tahapan, Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Ngabuburit Pengawasan Bawaslu Lampung

s

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung secara daring pada Rabu (25/02).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung secara daring pada Rabu (25/02). Mengangkat tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu Lampung”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas pengawas pemilu di masa non-tahapan. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Provinsi Lampung, sehingga dapat diakses secara luas oleh jajaran pengawas pemilu serta masyarakat.

Anggota Bawaslu Provinsi Lampung, Hamid Badrul Munir, hadir memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, Hamid menekankan pentingnya momentum non-tahapan sebagai waktu yang tepat untuk merefleksikan tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu di tengah perkembangan teknologi serta dinamika sosial politik yang terus berubah.

“Di masa non-tahapan, pengawas pemilu memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi dan penguatan kelembagaan. Perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial politik menuntut kita untuk adaptif dan inovatif,” ujar Hamid.

Ia menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya aktif saat tahapan berlangsung, tetapi juga harus diperkuat melalui peningkatan tata kelola organisasi dan kualitas sumber daya manusia. Hamid juga menjelaskan bahwa konsep Ngabuburit Pengawasan di bulan suci Ramadan menjadi langkah strategis dalam mengedepankan pendekatan religius sebagai bagian dari edukasi kepemiluan.

“Kegiatan ini tidak hanya bersifat internal, tetapi juga menjadi ruang edukasi kepemiluan dengan pendekatan religius. Ramadan menjadi momentum refleksi nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pengawasan,” jelasnya.

Menurutnya, melalui forum ini, Bawaslu membuka ruang kajian kepemiluan yang melibatkan masyarakat guna memperkuat literasi pengawasan pemilu dan pemilihan. Lebih lanjut, Hamid menyampaikan bahwa Ngabuburit Pengawasan difokuskan pada kajian mendalam terkait penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu.

“Kita harus memastikan tata kelola kelembagaan berjalan efektif, profesional, dan akuntabel. Selain itu, penguatan SDM menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pengawasan yang semakin kompleks,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan fungsi pengawasan secara menyeluruh, baik dari sisi pencegahan, partisipasi masyarakat, maupun penegakan hukum.

“Pengawasan tidak bisa berjalan parsial. Pencegahan, partisipasi masyarakat, dan penegakan hukum harus saling terintegrasi agar demokrasi dapat terjaga dengan baik,” tambahnya.

Partisipasi Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen dalam mendukung penguatan kelembagaan di tingkat provinsi maupun nasional. Melalui refleksi dan kajian yang dilakukan, diharapkan pengawas pemilu di daerah semakin siap menghadapi tahapan pemilu dan pemilihan mendatang. Dengan semangat Ramadan dan penguatan spirit kelembagaan, Bawaslu Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, dan kualitas pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Tangkapan Layar Zoom Meeting

Tag
Spirit Kelembagaan
Masa Non-Tahapan
Ngabuburit Pengawasan
Bawaslu
Lampung
Tulang Bawang