Momentum Idul Fitri, A. Rachmat Lihusnu: Penguatan Keadilan Pemilu, Komitmen Penegakan Hukum
|
Tulang Bawang – Peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah/2026 Masehi tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum penguatan nilai keadilan dan integritas dalam penegakan hukum pemilu oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri seperti kejujuran, keikhlasan, dan saling memaafkan dinilai relevan dalam membangun sistem penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa yang berkeadilan, transparan, serta profesional.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momen reflektif dalam memperkuat komitmen penegakan hukum pemilu yang berintegritas.
“Idul Fitri mengajarkan kita untuk kembali kepada nilai-nilai kebenaran dan keadilan. Dalam konteks tugas kami, hal ini menjadi pengingat penting bahwa setiap penanganan pelanggaran harus dilakukan secara objektif, profesional, dan berlandaskan aturan hukum yang berlaku,” ujar Rachmat saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (19/03).
Ia menekankan bahwa dalam setiap proses penanganan pelanggaran maupun penyelesaian sengketa, Bawaslu harus mampu menjaga independensi serta menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh pihak.
“Penegakan hukum pemilu tidak hanya soal memberikan sanksi, tetapi juga memastikan adanya keadilan bagi semua pihak. Oleh karena itu, integritas dan objektivitas menjadi hal yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rachmat menilai bahwa semangat saling memaafkan dalam Idul Fitri juga dapat dimaknai sebagai upaya menciptakan ruang penyelesaian sengketa yang mengedepankan keadilan substantif dan solusi yang konstruktif.
“Dalam penyelesaian sengketa, kami tidak hanya berorientasi pada aspek formal, tetapi juga pada terciptanya keadilan yang dapat diterima oleh semua pihak. Semangat Idul Fitri memberikan nilai keseimbangan antara ketegasan hukum dan pendekatan yang humanis,” jelasnya.
Ia juga berharap momentum Idul Fitri dapat menjadi penguat bagi seluruh jajaran Bawaslu dalam meningkatkan kualitas penanganan pelanggaran ke depan, terutama dalam menghadapi dinamika pemilu yang semakin kompleks.
“Ke depan, tantangan dalam penegakan hukum pemilu akan semakin beragam. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga profesionalisme, serta memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi,” ungkap Rachmat.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriyah. Ja’alanallahu wa iyyakum minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini membawa keberkahan dan memperkuat komitmen kita dalam menegakkan keadilan,” pungkasnya.
Melalui momentum Idul Fitri ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam penanganan pelanggaran serta penyelesaian sengketa, demi terwujudnya demokrasi yang adil dan bermartabat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP