Milad ke-62 IMM, Inda Fiska Mahendro: Peran Mahasiswa Jaga Demokrasi
|
Tulang Bawang – Peringatan Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) pada 14 Maret 2026 dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan bangsa. Dengan mengusung tema “Bergerak dan Berdampak Untuk Indonesia”, organisasi mahasiswa yang lahir dari rahim Muhammadiyah ini diharapkan terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang, keberadaan organisasi mahasiswa seperti IMM memiliki posisi penting dalam menumbuhkan kesadaran kritis generasi muda terhadap nilai-nilai demokrasi, keadilan, serta partisipasi publik dalam kehidupan bernegara.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa perjalanan panjang IMM selama lebih dari enam dekade menunjukkan konsistensi organisasi tersebut dalam mencetak kader intelektual yang memiliki kepedulian sosial dan semangat kebangsaan.
“Milad ke-62 IMM bukan sekadar peringatan usia organisasi, tetapi juga refleksi atas kontribusi besar mahasiswa dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. IMM telah menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menjadi kekuatan moral sekaligus kekuatan intelektual dalam mengawal nilai-nilai keadilan dan kemajuan bangsa,” ujar Inda Fiska saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Sabtu (14/03).
Ia menilai bahwa semangat “Bergerak dan Berdampak Untuk Indonesia” sejalan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan, kritik, dan solusi bagi berbagai persoalan bangsa.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kelompok intelektual yang kritis dan independen. Dalam konteks demokrasi, keberadaan mereka penting untuk menjaga ruang publik tetap sehat melalui diskusi, kajian, serta gerakan sosial yang konstruktif,” jelasnya.
Menurut Inda, mahasiswa juga dapat menjadi mitra strategis dalam memperkuat literasi demokrasi di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan era digital yang sarat dengan arus informasi yang cepat dan dinamis.
“Kami berharap kader-kader IMM terus mengembangkan tradisi intelektual, memperkuat nilai integritas, serta berperan aktif dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah masyarakat. Mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan antara gagasan akademik dan realitas sosial,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa masa depan demokrasi Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya, termasuk mahasiswa yang memiliki keberanian berpikir kritis dan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan.
“Demokrasi yang sehat membutuhkan generasi muda yang cerdas, kritis, dan berintegritas. Oleh karena itu, kami berharap IMM terus menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” tegasnya.
Melalui momentum Milad ke-62 Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap semangat gerakan mahasiswa terus tumbuh dalam membangun kehidupan demokrasi yang lebih inklusif, berintegritas, dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP