Lompat ke isi utama

Berita

Ikuti Ngabuburit Pengawasan 2026, Bawaslu Tulang Bawang Tegaskan Komitmen Penguatan SDM Pengawas Pemilu

a

Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 dengan tema “Penguatan SDM Pengawas Pemilu” secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI pada Jumat (27/02).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 dengan tema “Penguatan SDM Pengawas Pemilu” yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI pada Jumat (27/02).

Ngabuburit Pengawasan menjadi forum nasional yang menghadirkan ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia. Pada edisi kali ini, hadir sebagai narasumber akademisi dari Universitas Brawijaya, George Towar Ikbal Tawakkal, S.IP., M.Si.

Tantangan Pengawasan di Era Dinamis

Dalam pemaparannya, Dr. George Towar Ikbal Tawakkal menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia merupakan kunci utama dalam menjaga kualitas demokrasi. Ia menyampaikan bahwa dinamika politik, perkembangan teknologi digital, serta kompleksitas regulasi menuntut pengawas pemilu memiliki kapasitas analitis, integritas, dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

“Pengawas pemilu tidak cukup hanya memahami regulasi, tetapi juga harus mampu membaca konteks sosial politik dan memanfaatkan teknologi sebagai instrumen pengawasan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembentukan budaya organisasi yang profesional dan berbasis integritas guna menghadapi tantangan pengawasan ke depan.

Ketua Bawaslu: SDM Adalah Pilar Utama

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis dalam memperkuat fondasi kelembagaan.

“Penguatan SDM adalah investasi jangka panjang bagi kualitas pengawasan. Di masa non-tahapan seperti sekarang, kami memanfaatkan ruang-ruang diskusi ilmiah untuk meningkatkan kapasitas dan memperdalam pemahaman jajaran pengawas,” ujar Inda.

Ia menegaskan bahwa pengawasan yang kredibel lahir dari individu yang kompeten dan berintegritas. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai etika dan profesionalitas.

“Kami berkomitmen membangun SDM yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kokoh dalam menjaga independensi dan integritas,” tambahnya.

Penguatan Pencegahan dan Literasi Publik

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa penguatan SDM memiliki dampak langsung terhadap optimalisasi fungsi pencegahan dan partisipasi masyarakat.

“Dengan SDM yang kuat, strategi pencegahan dapat dirancang lebih sistematis dan responsif terhadap potensi pelanggaran. Literasi kepemiluan juga dapat disampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat,” jelas Desi.

Menurutnya, penguatan kapasitas juga penting dalam membangun komunikasi publik yang transparan dan edukatif, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas semakin meningkat.

“Kami melihat forum seperti ini sebagai sarana memperkaya perspektif dan menyelaraskan strategi pengawasan di tingkat daerah,” ujarnya.

Aspek Penegakan Hukum dan Sengketa

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menilai penguatan SDM sangat krusial dalam mendukung kualitas penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.

“Penegakan hukum pemilu membutuhkan ketelitian, ketegasan, dan pemahaman regulasi yang komprehensif. SDM yang terlatih akan mampu melakukan analisis yang objektif serta memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan,” tegas Rachmat.

Ia juga menambahkan bahwa perkembangan modus pelanggaran, termasuk di ranah digital, menuntut pengawas untuk terus memperbarui kompetensi dan wawasan hukum.

“Dengan peningkatan kapasitas yang berkelanjutan, kita dapat meminimalisasi potensi sengketa melalui pengawasan yang preventif dan profesional,” imbuhnya.

Komitmen Berkelanjutan

Partisipasi dalam Ngabuburit Pengawasan 2026 ini menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk terus berbenah dan memperkuat kualitas pengawasan. Penguatan SDM dipandang sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pengawasan yang adaptif, responsif, dan berintegritas.

Melalui forum nasional ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap dapat mengimplementasikan berbagai pembelajaran strategis dalam kerja-kerja pengawasan di daerah, demi mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

a

 

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Tangkapan Layar Zoom Meeting

Tag
Ngabuburit Pengawasan 2026
Komitmen Penguatan SDM
Pengawas Pemilu
Bawaslu
Tulang Bawang