Hari Linmas Jadi Refleksi Penegakan Aturan, Rachmat Lihusnu: Pentingnya Stabilitas Hukum Pemilu
|
Tulang Bawang, 19 April 2026 — Peringatan Hari Pertahanan Sipil (Hansip) yang kini dikenal sebagai Satuan Perlindungan Masyarakat dimaknai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dari perspektif penegakan hukum pemilu, khususnya dalam menjaga stabilitas sebagai prasyarat utama proses penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.
Dalam dinamika demokrasi, kondisi keamanan dan ketertiban di tingkat masyarakat menjadi faktor penting yang turut menentukan kelancaran proses hukum pemilu. Stabilitas yang terjaga memungkinkan setiap tahapan penanganan pelanggaran dapat berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menegaskan bahwa peran Linmas sangat berkaitan erat dengan keberlangsungan proses penegakan hukum pemilu.
“Penegakan hukum pemilu tidak berdiri sendiri. Ia membutuhkan kondisi yang stabil dan kondusif. Di sinilah peran Linmas menjadi sangat penting dalam menjaga situasi agar tetap terkendali,” ujar Rachmat saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Minggu (19/04).
Ia menjelaskan bahwa setiap proses penanganan pelanggaran maupun penyelesaian sengketa membutuhkan suasana yang aman agar dapat berjalan secara profesional tanpa tekanan maupun gangguan.
“Ketika situasi di lapangan kondusif, maka proses penanganan pelanggaran dapat dilakukan secara objektif dan transparan. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga integritas pemilu,” tambahnya.
Menurut Rachmat, potensi konflik dalam proses demokrasi harus dikelola dengan baik melalui pendekatan yang mengedepankan stabilitas dan ketertiban.
“Linmas memiliki peran strategis dalam mencegah eskalasi konflik di tingkat masyarakat. Dengan kondisi yang aman, maka potensi gangguan terhadap proses hukum dapat diminimalisir,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan penegakan hukum pemilu tidak hanya ditentukan oleh aturan, tetapi juga oleh dukungan lingkungan sosial yang kondusif.
“Hukum yang baik harus didukung oleh situasi yang stabil. Tanpa itu, proses penegakan hukum akan menghadapi berbagai kendala,” ungkap Rachmat.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga ketertiban sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam mendukung demokrasi.
“Menjaga ketertiban bukan hanya tugas Linmas, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan begitu, demokrasi dapat berjalan dengan baik dan berintegritas,” tegasnya.
Peringatan Hari Linmas ini menjadi pengingat bahwa stabilitas dan keamanan merupakan fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi, termasuk dalam aspek penegakan hukum pemilu.
Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa secara profesional, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk Linmas, demi mewujudkan demokrasi yang adil dan terpercaya.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP