Dies Natalis ke-79 HMI, Bawaslu Tulang Bawang Apresiasi Kontribusi Mahasiswa Kawal Demokrasi
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan ucapan selamat memperingati Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang diperingati pada 5 Februari 2026, dengan tema “Khidmat HMI Untuk Indonesia”. Momentum ini menjadi refleksi atas kontribusi panjang HMI dalam pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai keislaman, keindonesiaan, serta peran aktif mahasiswa dalam kehidupan demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menilai HMI sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten melahirkan kader intelektual yang memiliki kepedulian tinggi terhadap bangsa dan negara, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mengapresiasi kiprah HMI yang selama hampir delapan dekade terus berkhidmat untuk Indonesia. Mahasiswa, termasuk kader HMI, memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam mengawal demokrasi yang jujur dan berintegritas,” ujar Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Kamis (05/02).
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara penyelenggara Pemilu dan elemen mahasiswa sangat penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif, khususnya dalam menanamkan nilai kejujuran dan keadilan Pemilu kepada masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa semangat “Khidmat HMI Untuk Indonesia” sejalan dengan misi Bawaslu dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya pengawasan Pemilu yang melibatkan masyarakat.
“HMI memiliki tradisi intelektual dan gerakan yang kuat. Potensi ini sangat relevan untuk mendorong partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kritis dan aktif dalam mengawasi setiap proses demokrasi,” ungkap Desi.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam edukasi kepemiluan dan pengawasan partisipatif dapat menjadi benteng awal pencegahan pelanggaran Pemilu, sekaligus memperluas jangkauan informasi yang benar kepada masyarakat.
Senada dengan itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun budaya hukum dan demokrasi yang sehat.
“Kader HMI diharapkan terus menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal proses demokrasi. Partisipasi aktif mahasiswa dapat membantu mencegah pelanggaran dan meminimalkan potensi sengketa Pemilu melalui pengawasan yang sadar hukum,” tutur Rachmat.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Bawaslu dan organisasi kemahasiswaan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan Pemilu yang berkualitas dan berkeadilan.
Melalui peringatan Dies Natalis ke-79 ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap HMI terus konsisten melahirkan kader-kader yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan peduli terhadap masa depan demokrasi Indonesia.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP