Dies Natalis ke-72 GMNI, Desi Triyana Dorong Penguatan Literasi Demokrasi Generasi Muda
|
Tulang Bawang – Peringatan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) pada 23 Maret 2026 menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran generasi muda dalam membangun kesadaran demokrasi yang kritis dan partisipatif. Mengangkat tema “Gotong Royong Wujudkan Pasal 33 UUD 1945”, GMNI kembali menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan sosial dan kemandirian bangsa.
Momentum tersebut mendapat sambutan positif dari Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang yang menilai bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi demokrasi di tengah masyarakat.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam membangun kesadaran publik terhadap pentingnya demokrasi yang berkualitas.
“Dies Natalis GMNI menjadi momentum penting untuk memperkuat peran mahasiswa dalam meningkatkan literasi demokrasi di tengah masyarakat. Mahasiswa memiliki kapasitas intelektual yang dapat mendorong tumbuhnya kesadaran kritis dan partisipasi publik dalam kehidupan demokrasi,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Senin (23/03).
Ia menilai bahwa tema gotong royong yang diangkat GMNI sejalan dengan semangat pengawasan partisipatif yang terus didorong oleh Bawaslu, di mana seluruh elemen masyarakat dilibatkan dalam mengawal proses demokrasi.
“Gotong royong dalam konteks demokrasi berarti adanya keterlibatan bersama dalam menjaga kualitas pemilu. Hal ini sejalan dengan upaya Bawaslu dalam mendorong pengawasan partisipatif sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga dan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Desi, peran mahasiswa tidak hanya sebagai pengamat, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mampu menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat secara luas.
“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen edukasi. Mereka dapat menjadi penghubung dalam menyampaikan informasi yang benar dan edukatif kepada masyarakat terkait proses demokrasi, sehingga dapat meminimalisir potensi pelanggaran,” tambahnya.
Ia juga berharap momentum Dies Natalis GMNI dapat menjadi penguat semangat generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi, baik melalui edukasi, partisipasi, maupun pengawasan.
“Kami berharap GMNI dan seluruh elemen mahasiswa dapat terus berperan aktif dalam membangun demokrasi yang sehat dan berintegritas. Kolaborasi antara mahasiswa dan lembaga pengawas pemilu menjadi kunci dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Desi menyampaikan apresiasi atas konsistensi GMNI dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mendorong keterlibatan generasi muda dalam berbagai isu strategis bangsa.
“Selamat Dies Natalis ke-72 GMNI. Semoga terus menjadi organisasi yang mampu melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berkomitmen dalam memperjuangkan keadilan sosial,” pungkasnya.
Melalui momentum Dies Natalis ke-72 GMNI, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat literasi demokrasi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan sistem demokrasi yang partisipatif dan berkeadilan.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP