Roy Maryuna Siagian Dorong Budaya Belajar untuk Perkuat Demokrasi
|
Tulang Bawang — Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu, Roy Maryuna Siagian, mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk membangun budaya belajar sebagai fondasi dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dan memperkuat demokrasi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan materi pada Sosialisasi Surat Edaran Kegiatan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 Tahun 2026 yang digelar secara daring, Senin (03/08), dan diikuti Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Roy menjelaskan bahwa Program Bawaslu Membelajarkan merupakan bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia agar setiap pengawas pemilu memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan yang terus berkembang sesuai dengan dinamika penyelenggaraan demokrasi.
"Membangun kualitas demokrasi dimulai dari membangun kualitas manusianya. Program Bawaslu Membelajarkan dirancang untuk menciptakan budaya belajar yang berkelanjutan sehingga setiap aparatur Bawaslu memiliki pengetahuan, kemampuan, dan integritas yang semakin kuat dalam menjalankan amanat konstitusi," kata Roy.
Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas aparatur merupakan investasi jangka panjang bagi kelembagaan, sehingga Bawaslu mampu menghadirkan pengawasan yang profesional, akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP