Rahmat Bagja Tekankan Kolaborasi Bawaslu dan BSSN Hadapi Ancaman Siber
|
Tulang Bawang - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja, menekankan pentingnya kolaborasi antara Bawaslu dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam memperkuat keamanan digital menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Hal tersebut disampaikan Bagja dalam Rapat Sinergi Bawaslu dan BSSN bertema “Memperkuat Keamanan Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu” yang dilaksanakan secara daring, Rabu (09/09).
Bagja menjelaskan bahwa perkembangan ancaman siber membuat pengamanan infrastruktur teknologi informasi tidak dapat menjadi tanggung jawab satu lembaga saja.
“Ancaman siber tidak mengenal batas kelembagaan. Menghadapinya pun tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja. Kolaborasi bersama BSSN menjadi fondasi untuk membangun Bawaslu yang semakin aman secara digital dan tangguh menghadapi ancaman siber,” ungkap Bagja.
Selain kolaborasi antarlembaga, Bagja menegaskan keamanan digital juga merupakan bagian dari tata kelola kelembagaan, manajemen risiko, serta perlindungan data dan informasi.
Ia juga mengingatkan seluruh jajaran Bawaslu bahwa kecanggihan teknologi keamanan harus diimbangi dengan kesadaran sumber daya manusia dalam menjalankan prosedur dasar keamanan data.
Menurutnya, budaya keamanan digital perlu dibangun secara bersama-sama agar potensi kerentanan dapat diminimalkan dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP