Mohd. Kausar Sangjaya: P2P Perkuat Kapasitas Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu
|
Tulang Bawang — Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohd. Kausar Sangjaya, menyampaikan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 merupakan upaya Bawaslu untuk memperkuat kapasitas dan keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam laporan pelaksanaan P2P Tahun 2026 yang digelar Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (24/06).
Menurut Kausar, kegiatan dilaksanakan melalui dua metode pembelajaran, yakni daring pada 17–23 Juni 2026 dan luring pada 24 Juni 2026. Peserta terdiri dari alumni Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), peserta P2P tahun sebelumnya, pemilih pemula, mahasiswa, serta perwakilan organisasi dan komunitas di Kabupaten Tulang Bawang.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kepemiluan dan pengawasan partisipatif. Kami berharap peserta dapat menjadi mitra strategis Bawaslu dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi dan pengawasan di lingkungan masing-masing,” ujar Kausar.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah potensi pelanggaran serta mendukung terwujudnya Pemilu 2029 yang berintegritas dan bermartabat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP