Klinik JF Vol. 5 Dorong Kinerja PPPK Bawaslu Lebih Terukur dan Akuntabel
|
Tulang Bawang – Upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas aparatur terus dilakukan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Salah satunya melalui keikutsertaan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam Klinik JF Vol. 5: Sasaran Kinerja Pegawai PPPK dan Disparitas Sasaran Kinerja Pegawai PPPK yang diselenggarakan Bawaslu RI secara daring, Kamis (10/09).
Kegiatan ini bertujuan memberikan asistensi secara berkelanjutan untuk mengurangi disparitas sasaran kinerja PPPK di lingkungan Bawaslu, sehingga terdapat standar kompetensi dan penilaian kinerja yang lebih seragam di seluruh Indonesia.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Tulang Bawang, Mohd. Kausar Sangjaya, hadir bersama staf bagian kepegawaian, Ivan Kurniawan.
Kepala Bagian Fasilitasi Administrasi Jabatan Fungsional Bawaslu RI, Abdul Rahman Mansyur, menegaskan bahwa SKP harus disusun berdasarkan hasil kerja yang nyata dan dapat diukur.
“Penyusunan instrumen SKP harus dilakukan secara presisi, terukur, dan berbasis hasil kerja nyata,” tegas Abdul Rahman.
Menurutnya, pemantauan capaian SKP melalui sistem e-Kinerja tidak hanya mendukung evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi dasar pemberian tunjangan dan evaluasi perpanjangan kontrak kerja PPPK.
Kausar memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai materi yang diberikan dapat menjadi pedoman bagi PPPK dalam meningkatkan kualitas kinerja sekaligus memahami indikator yang harus dicapai.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan pemahaman aparatur terhadap target dan indikator kinerja. Dengan sasaran yang jelas dan terukur, kami berharap kinerja PPPK semakin mendukung pencapaian tujuan organisasi,” kata Kausar.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP