Lompat ke isi utama

Berita

Inda Fiska Mahendro: Pengawasan Partisipatif Harus Dibangun Jauh Sebelum Pemilu

a

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, saat memberikan sambutan pada Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 secara tatap muka di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (24/06).

Tulang Bawang — Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan bahwa pengawasan partisipatif merupakan elemen penting dalam mewujudkan Pemilu 2029 yang bermartabat, jujur, dan berintegritas.

Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (24/06).

Menurut Inda, pembangunan budaya pengawasan tidak dapat dilakukan secara instan menjelang pemungutan suara, melainkan harus dipersiapkan sejak dini melalui edukasi dan pelibatan masyarakat dalam proses demokrasi.

“Pemilu 2029 memang masih beberapa tahun lagi, namun membangun kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya demokrasi harus dimulai dari sekarang. Semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam pengawasan, semakin kuat upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran pemilu,” ujar Inda.

Ia menjelaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu program strategis Bawaslu untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar tidak hanya memahami kepemiluan, tetapi juga mampu menjadi penggerak pengawasan di lingkungan masing-masing.

Inda berharap peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi agen demokrasi yang turut menyebarluaskan nilai-nilai pengawasan partisipatif serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Pengawasan
Partisipatif
Pemilu