Bawaslu Tulang Bawang Tingkatkan Kapasitas Penanganan Pelanggaran Melalui ANTI LINGLUNG
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (ANTI LINGLUNG) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (25/06).
Kegiatan yang diikuti oleh jajaran anggota dan sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung tersebut mengangkat tema “Penerimaan Laporan dan Temuan, Pemeriksaan Syarat Formil dan Materil, dan Registrasi Laporan dan Temuan Dugaan Pelanggaran Pemilu dan Pemilihan.”
Sebelum penyampaian materi, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal terkait mekanisme penanganan pelanggaran Pemilu dan Pemilihan. Dalam arahannya, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Lampung, Tamri, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memahami regulasi dan prosedur penanganan pelanggaran secara tepat dan akuntabel.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa kegiatan ANTI LINGLUNG menjadi sarana strategis untuk memperkuat pemahaman jajaran pengawas pemilu terhadap tata cara penanganan pelanggaran.
"Materi yang disampaikan sangat penting dalam meningkatkan kapasitas dan kesamaan pemahaman terkait penerimaan laporan, pemeriksaan syarat formil dan materil, hingga registrasi dugaan pelanggaran. Dengan pemahaman yang baik, jajaran Bawaslu dapat melaksanakan penanganan pelanggaran secara profesional, tepat prosedur, dan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Rachmat.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas secara berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pengawasan dan memastikan setiap proses penanganan pelanggaran berjalan secara transparan, adil, dan akuntabel.
Melalui kegiatan ANTI LINGLUNG, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna mendukung pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu dan Pemilihan yang berintegritas dan profesional.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP