Bawaslu Tulang Bawang Optimalkan Pencegahan Melalui Edukasi dan Kolaborasi Masyarakat
|
Tulang Bawang, Triwulan II 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang terus memperkuat strategi pencegahan sebagai bagian dari pengawasan pemilu di luar tahapan. Sepanjang Triwulan II Tahun 2026, Bawaslu telah melaksanakan 2.234 upaya pencegahan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Pencegahan tersebut didominasi oleh kegiatan sosialisasi, publikasi, pemberitaan, edukasi literasi digital kepemiluan, pendidikan pengawasan partisipatif, hingga identifikasi potensi kerawanan.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, mengatakan bahwa keberhasilan pencegahan tidak hanya bergantung pada Bawaslu, tetapi juga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat.
"Kami terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat karena pengawasan partisipatif merupakan kekuatan utama dalam mencegah pelanggaran pemilu. Semakin banyak masyarakat yang memahami aturan kepemiluan, semakin kuat pula upaya menjaga demokrasi yang berintegritas," kata Desi saat dikonfirmasi tim humas Bawaslu Tulang Bawang, Rabu (08/07).
Ia menambahkan, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang akan terus mengembangkan berbagai inovasi pencegahan melalui pendekatan edukatif, kolaboratif, dan berbasis informasi agar semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam pengawasan pemilu.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP