Bawaslu Tulang Bawang Ikuti Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti Rapat Sosialisasi Pengelola Aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) bagi Admin Instansi di Lingkungan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Lampung secara daring, Rabu (05/08). Kegiatan tersebut diikuti oleh admin SKM Bawaslu Kabupaten/Kota sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan publik di lingkungan Bawaslu.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pengelolaan aplikasi SKM sebagai instrumen pengukuran berkala yang wajib dilaksanakan untuk menilai kualitas pelayanan publik, transparansi, serta efektivitas penanganan pelanggaran dan sengketa pemilu. Hasil survei tersebut akan menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang menjadi tolok ukur dalam evaluasi dan peningkatan kinerja Bawaslu, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Ivan Kurniawan, mengikuti kegiatan tersebut sebagai admin instansi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aplikasi SKM di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa Survei Kepuasan Masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
"Survei Kepuasan Masyarakat bukan sekadar pemenuhan kewajiban administrasi, tetapi menjadi sarana bagi Bawaslu untuk mendengar masukan masyarakat secara langsung. Hasil survei harus dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi agar kualitas pelayanan publik terus meningkat, semakin akuntabel, dan mampu memenuhi harapan masyarakat," ujar Inda.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohd. Kausar Sangjaya, menegaskan bahwa pengelolaan aplikasi SKM harus dilakukan secara profesional dan berkelanjutan sebagai bagian dari budaya peningkatan kualitas layanan.
"Indeks Kepuasan Masyarakat merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur kinerja pelayanan publik. Oleh karena itu, pengelolaan aplikasi SKM harus didukung oleh data yang valid, proses yang transparan, serta tindak lanjut yang nyata terhadap setiap hasil evaluasi. Dengan demikian, pelayanan Bawaslu akan semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," kata Kausar.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas bagi masyarakat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP