Awasi Pleno PDPB, Bawaslu Tulang Bawang Validasi Data Pemilih
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang terus mengawal akurasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui uji petik dan pengawasan tindak lanjut saran perbaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pengawasan tersebut kembali disampaikan dalam Rapat Pleno PDPB Triwulan III Tahun 2026 di Aula Kantor KPU Tulang Bawang, Rabu (30/09).
Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, hadir bersama staf pengawasan Laila Fatimatul Inayah, Amin Huda, dan Ririn Kotimah. Pleno turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang.
Desi menjelaskan, perubahan data pemilih bersifat dinamis sehingga perlu diverifikasi secara berkala melalui uji petik di lapangan. Hasil pengawasan tersebut kemudian disampaikan kepada KPU dalam bentuk saran perbaikan.
“Data pemilih ini sangat dinamis. Bawaslu melakukan uji petik, kemudian hasilnya kami sampaikan kepada KPU dalam bentuk saran perbaikan. Untuk menjaga hak pilih masyarakat, kami juga mengawal apakah saran tersebut sudah ditindaklanjuti atau belum,” ujar Desi.
Pada Triwulan III, Bawaslu menyampaikan saran perbaikan sebanyak dua kali, yakni 27 Juli dan 24 September 2026. Dari 30 data pemilih yang disampaikan, sebanyak 27 telah ditindaklanjuti KPU, sedangkan tiga lainnya akan ditindaklanjuti pada Triwulan IV.
Ketua KPU Tulang Bawang, Perwira, mengatakan pemutakhiran data pemilih dilakukan secara terus-menerus, tidak hanya ketika tahapan Pemilu atau Pemilihan berlangsung.
“Pemutakhiran data pemilih bukan hanya kegiatan yang dilaksanakan pada saat Pemilu atau Pemilihan berlangsung, tetapi tetap kita lakukan terus-menerus agar data pemilih kita akurat,” kata Perwira.
Anggota KPU Tulang Bawang, Muhammad Anggian, mengapresiasi saran perbaikan Bawaslu yang dinilai membantu proses pemutakhiran data. Untuk data alih status TNI/Polri, KPU akan berkoordinasi dengan instansi terkait.
Bawaslu memastikan hasil pengawasan dan saran perbaikan terus dikawal sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi data serta hak pilih masyarakat.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP/Ririn Kotimah