WFH Momentum Penguatan Kapasitas, Bawaslu Tulang Bawang Tekankan Kinerja Berbasis SKP
|
Tulang Bawang — Kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah tidak mengurangi semangat kerja jajaran Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang. Justru, kondisi ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran daring.
Salah satunya ditunjukkan dengan keikutsertaan pegawai Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam webinar kinerja yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Garut, Jumat (24/04). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pentingnya Penyusunan dan Penilaian SKP Melalui E-Kinerja secara Tepat dan Objektif – SKP ASN: Bukan Sekadar Formalitas, tapi Kunci Kinerja”.
Webinar yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube ini menghadirkan narasumber dari Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni Rianty Novitasari dan Aditya Kriswanto. Keduanya memaparkan materi terkait teknis penyusunan SKP berbasis e-kinerja, serta pentingnya keselarasan antara target kinerja individu dengan tujuan organisasi. Dalam paparannya, narasumber menegaskan bahwa implementasi e-kinerja tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga mendorong ASN untuk lebih bertanggung jawab terhadap capaian kinerja masing-masing.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menilai bahwa partisipasi aktif pegawai dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk adaptasi positif terhadap perubahan pola kerja di era digital.
“WFH bukan menjadi hambatan, tetapi justru peluang untuk meningkatkan kapasitas diri. Melalui kegiatan seperti ini, pegawai dapat terus belajar dan memperkuat kompetensinya,” ujar Inda.
Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap penyusunan dan penilaian SKP sangat penting dalam mendukung kinerja organisasi yang profesional dan terukur.
“SKP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi dasar dalam menilai kinerja secara objektif. Oleh karena itu, pemahaman yang baik terhadap penyusunannya sangat diperlukan,” jelasnya.
Menurutnya, penerapan sistem e-kinerja menjadi langkah strategis dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja.
“Dengan e-kinerja, setiap capaian dapat terukur dengan jelas. Ini akan berdampak pada peningkatan kualitas kinerja, baik individu maupun organisasi,” tambahnya.
Inda juga mendorong seluruh jajaran untuk terus aktif mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kami mendorong pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi melalui berbagai forum pembelajaran, baik secara daring maupun luring. Ini penting untuk menghadapi tantangan kerja yang semakin dinamis,” tegasnya.
Ia berharap semangat belajar yang ditunjukkan oleh pegawai dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya kerja di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
“Penguatan kapasitas SDM adalah investasi jangka panjang. Dengan SDM yang unggul, kita dapat menghadirkan kinerja yang lebih profesional dan berdampak,” tutupnya.
Melalui sudut pandang penguatan kinerja, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa adaptasi terhadap pola kerja baru harus diiringi dengan peningkatan kompetensi, sehingga produktivitas dan kualitas kinerja tetap terjaga di tengah berbagai dinamika.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP