Lompat ke isi utama

Berita

Uji Petik di Purwa Jaya, Bawaslu Tulang Bawang Pastikan Validitas Data Pemilih

a

Tim Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan kegiatan uji petik Non-Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Selasa (21/04).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang kembali melaksanakan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Selasa (21/04). Kegiatan ini difokuskan pada verifikasi data pemilih yang berpotensi tidak valid berdasarkan hasil pencermatan pada aplikasi Sidalih. Tim dari sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang turun langsung ke lapangan untuk melakukan pencocokan data administrasi dengan kondisi riil masyarakat. Uji petik ini menjadi langkah penting dalam memastikan kualitas data pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Staf Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Laila Fatimatul Inayah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat perintah pimpinan serta hasil penelusuran data yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.

“Uji petik ini kami lakukan sesuai dengan surat perintah pimpinan Bawaslu Tulang Bawang, serta hasil pencermatan data pemilih dari aplikasi Sidalih yang berpotensi tidak valid. Kami turun langsung untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi di lapangan,” ujar Laila.

Ia menambahkan bahwa validasi faktual menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya ketidaksesuaian data yang dapat berdampak pada kualitas daftar pemilih.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap data pemilih benar-benar akurat, sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim Bawaslu juga berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat. Sekretaris Kampung Purwa Jaya, Riki Rikardo, mengungkapkan bahwa masih terdapat tantangan dalam pengelolaan administrasi kependudukan, khususnya terkait pelaporan kematian.

“Terkadang masih ada masyarakat yang enggan mengurus administrasi kependudukan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Untuk itu, pemerintah kampung melakukan jemput bola dengan mendata langsung warga yang telah meninggal,” jelas Riki.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan uji petik yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Uji petik sangat membantu dalam memastikan data pemilih sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya,” ujarnya.

Terpisah, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa pengawasan terhadap PDPB tetap dilakukan secara berkelanjutan meskipun di luar tahapan pemilu.

“Pengawasan non-tahapan tetap menjadi perhatian kami. Melalui uji petik ini, kami melakukan validasi faktual di lapangan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan hak pilih masyarakat terjaga,” jelas Desi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kualitas data pemilih dengan melaporkan jika terdapat permasalahan atau kendala.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor ke Bawaslu apabila menemukan ketidaksesuaian data. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pengawasan yang efektif,” tambahnya.

Melalui kegiatan uji petik di Kampung Purwa Jaya, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga akurasi data pemilih serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kampung. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas daftar pemilih sekaligus menjaga hak konstitusional masyarakat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

a

 

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Uji Petik
Purwa Jaya
Bawaslu Tulang Bawang
Validitas Data Pemilih