Lompat ke isi utama

Berita

Uji Petik di Penawar Jaya, Bawaslu Tulang Bawang Cermati Data Pemilih Lansia dan Dibawah 17 Tahun

a

Tim Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan kegiatan uji petik Non-Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kampung Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Selasa (21/04).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang kembali melaksanakan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Kampung Penawar Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Selasa (21/04). Kegiatan ini difokuskan pada verifikasi data pemilih lanjut usia di atas 80 tahun serta data pemilih di bawah usia 17 tahun yang telah tercatat dalam aplikasi Sidalih. Uji petik dilakukan sebagai bagian dari upaya validasi faktual guna memastikan kesesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Tim sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang turun langsung untuk melakukan pencocokan data yang terindikasi perlu dilakukan pendalaman.

Staf Penata Kelola Pengawasan Pemilihan Umum Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Laila Fatimatul Inayah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat perintah pimpinan serta hasil pencermatan terhadap data pemilih yang masuk kategori rentan ketidaksesuaian.

“Uji petik ini dilakukan sesuai dengan surat perintah pimpinan Bawaslu Tulang Bawang, serta hasil penelusuran data pemilih lanjut usia di atas 80 tahun dan pemilih di bawah usia 17 tahun yang sudah terdaftar di aplikasi Sidalih. Kami melakukan verifikasi langsung untuk memastikan kesesuaian data di lapangan,” ujar Laila.

Ia menambahkan bahwa verifikasi terhadap kategori data tersebut menjadi penting untuk menjaga kualitas daftar pemilih agar tetap akurat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin memastikan tidak ada data yang tidak memenuhi syarat tetap tercantum dalam daftar pemilih, sehingga kualitas data tetap terjaga,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim Bawaslu juga berkoordinasi dengan pemerintah kampung setempat. Kepala Kampung, Agung Setiawan, menyampaikan bahwa pemerintah kampung terus berupaya menjaga akurasi data kependudukan, termasuk melalui pendekatan jemput bola.

“Kami secara aktif melakukan pendataan terhadap warga, termasuk mendata penduduk yang telah meninggal dunia. Hal ini penting agar data kependudukan selalu diperbarui,” jelas Agung.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan uji petik yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Uji petik sangat membantu dalam memastikan data pemilih sesuai dengan kondisi masyarakat yang sebenarnya,” ujarnya.

Terpisah, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa pengawasan terhadap PDPB tetap dilakukan secara aktif meskipun di luar tahapan pemilu.

“Pengawasan non-tahapan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui uji petik, kami melakukan validasi faktual di lapangan untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan hak pilih masyarakat terjaga,” jelas Desi.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas data pemilih dengan melaporkan apabila terdapat permasalahan atau kendala.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor ke Bawaslu jika menemukan ketidaksesuaian data. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pengawasan yang efektif,” tambahnya.

Melalui kegiatan uji petik di Kampung Penawar Jaya, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat validitas data pemilih serta memastikan setiap warga negara yang berhak tetap terdaftar secara akurat, sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

a

 

a

 

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Uji Petik
Penawar Jaya
Bawaslu Tulang Bawang
Cermati Data Pemilih
Pemilih Lansia
Dibawah 17 Tahun