Roy Maryuna Dorong Penguatan IKP Berbasis Data dan Analisis
|
Tulang Bawang — Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu, Roy Maryuna Siagian, mengajak seluruh jajaran Bawaslu untuk memperkuat kualitas Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) melalui pengumpulan data yang valid dan evaluasi metodologi yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Model Evaluasi dan Pengumpulan Data Pendukung Evaluasi IKP 2024 yang dilaksanakan secara daring, Selasa (04/08), sebagai bagian dari upaya penyempurnaan instrumen pemetaan kerawanan pemilu.
Roy menjelaskan bahwa IKP harus mampu menggambarkan kondisi faktual di lapangan sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pengawasan dan pencegahan yang lebih tepat sasaran.
"Kualitas IKP sangat bergantung pada kualitas data dan analisis yang dihimpun dari seluruh daerah. Oleh karena itu, evaluasi ini menjadi momentum untuk menyempurnakan metodologi agar IKP semakin akurat, adaptif, dan mampu memberikan rekomendasi yang relevan dalam mendukung pengawasan pemilu yang profesional," kata Roy.
Ia menambahkan bahwa penguatan metodologi IKP merupakan investasi kelembagaan yang akan mendukung Bawaslu dalam menghadirkan pengawasan yang berbasis bukti (evidence-based), sehingga potensi kerawanan dapat dideteksi dan dimitigasi sejak dini.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP