Lompat ke isi utama

Berita

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bawaslu Tulang Bawang Teguhkan Nilai Persatuan dan Demokrasi Berlandaskan Ideologi Bangsa

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”, sebagai pengingat akan pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus menjadi kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian global.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia untuk mengenang proses lahirnya dasar negara yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejarah mencatat bahwa dalam sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, para tokoh bangsa menyampaikan berbagai gagasan mengenai dasar negara Indonesia merdeka.

Pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato monumental yang kemudian dikenal dengan judul “Lahirnya Pancasila”. Dalam pidato tersebut, Soekarno mengusulkan lima prinsip yang menjadi dasar negara Indonesia, yaitu kebangsaan, internasionalisme atau perikemanusiaan, mufakat atau demokrasi, kesejahteraan sosial, dan ketuhanan. Kelima prinsip tersebut kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Pancasila yang hingga saat ini menjadi ideologi bangsa Indonesia.

Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menilai bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan landasan ideologis yang dirancang untuk menjadi perekat kebhinekaan Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mencerminkan karakter bangsa yang religius, beradab, demokratis, menjunjung tinggi kemanusiaan, serta berorientasi pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Di tengah berbagai tantangan globalisasi, perkembangan teknologi digital, arus informasi yang begitu cepat, hingga meningkatnya potensi polarisasi sosial dan politik, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, dan merawat keberagaman bangsa.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta memperkuat komitmen dalam membangun demokrasi yang berintegritas dan berkeadilan.

Pancasila tidak hanya menjadi warisan para pendiri bangsa, tetapi juga menjadi panduan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara, Indonesia akan terus mampu menjaga keberagaman, memperkuat persatuan, dan berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia sebagaimana tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia.”

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Hari Lahir Pancasila
Nilai Persatuan
Demokrasi
Ideologi Bangsa