Bawaslu Tulang Bawang Matangkan Desain Pembelajaran Bawaslu Membelajarkan Volume 2
|
Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mematangkan penyusunan desain pembelajaran, bahan ajar, dan skrip video Bawaslu Membelajarkan Volume 2 Tahun 2026 dengan tema “Ekosistem Kolaborasi untuk Pengawasan Pemilu 2029” dan topik “Implementasi Renstra Bawaslu 2025–2029: Penyelarasan Sasaran Strategis, Program, dan Evaluasi Kinerja Organisasi.”
Kegiatan dilaksanakan oleh tim produksi di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (20/08). Tim produksi dikoordinatori Raddyar Eldwardo, dengan anggota Ivan Kurniawan, Apri Mahsur, Bambang Adi Prayetno, dan Ririn Kotimah.
Dalam penyusunan tersebut, tim membahas materi secara sistematis, mulai dari menentukan tujuan pembelajaran, menyusun alur penyampaian materi, menentukan metode yang digunakan, hingga merumuskan bentuk evaluasi pembelajaran.
Desain pembelajaran juga diarahkan agar menyesuaikan karakteristik peserta serta kebutuhan pembelajaran di lingkungan Bawaslu. Hal tersebut dilakukan agar materi yang disampaikan tidak hanya informatif, tetapi juga mudah dipahami dan mampu mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.
Penyusunan skrip video turut memperhatikan ketentuan dalam Surat Edaran Bawaslu RI Nomor 23 Tahun 2026 Bagian E angka 9.a, yang mencantumkan durasi video pembelajaran selama 15–20 menit.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, mengatakan bahwa pematangan desain pembelajaran menjadi bagian penting untuk memastikan materi Bawaslu Membelajarkan tersusun secara terarah dan sesuai kebutuhan.
“Kita ingin materi Bawaslu Membelajarkan disusun dengan alur yang jelas, substansi yang kuat, dan metode yang sesuai dengan karakteristik peserta. Karena itu, setiap tahapan mulai dari desain pembelajaran, bahan ajar hingga skrip video perlu dipersiapkan secara matang,” ujar Inda.
Ia berharap Bawaslu Membelajarkan Volume 2 dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam memperkuat pemahaman jajaran Bawaslu sekaligus mendukung penguatan ekosistem kolaborasi untuk pengawasan Pemilu 2029.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas