Transportasi dan Edukasi Publik, Desi Triyana Dorong Akses Informasi Demokrasi Lebih Luas
|
Tulang Bawang, 24 April 2026 — Momentum Hari Angkutan Nasional dimaknai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dari sudut pandang edukasi dan diseminasi informasi, dengan menekankan pentingnya transportasi sebagai penghubung dalam penyebaran informasi demokrasi kepada masyarakat. Dalam konteks ini, transportasi tidak hanya dipandang sebagai sarana mobilitas, tetapi juga sebagai medium strategis dalam memperluas jangkauan sosialisasi dan pendidikan pemilih hingga ke wilayah-wilayah terpencil.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa akses transportasi memiliki peran penting dalam memastikan informasi kepemiluan dapat diterima secara merata oleh masyarakat.
“Transportasi menjadi penghubung utama dalam menjangkau masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses informasi. Dengan mobilitas yang baik, kegiatan sosialisasi dan edukasi dapat dilakukan secara lebih optimal,” ujar Desi saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Jumat (24/04).
Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tugas pencegahan, Bawaslu tidak hanya mengandalkan media digital, tetapi juga turun langsung ke masyarakat melalui berbagai kegiatan tatap muka.
“Kami terus melakukan sosialisasi secara langsung agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Di sinilah peran transportasi menjadi sangat penting untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” jelasnya.
Desi juga menekankan bahwa kemudahan akses transportasi akan mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan edukasi demokrasi.
“Ketika akses terbuka, masyarakat lebih mudah hadir dalam kegiatan sosialisasi, diskusi publik, maupun forum edukasi lainnya. Ini menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa transportasi yang aman dan nyaman juga memberikan rasa percaya diri bagi masyarakat untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan publik.
“Lingkungan yang mendukung, termasuk transportasi yang layak, akan menciptakan ruang partisipasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Menurutnya, peringatan Hari Angkutan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas demokrasi.
“Pembangunan transportasi harus sejalan dengan upaya peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat. Keduanya saling mendukung dalam menciptakan demokrasi yang sehat,” ujarnya.
Desi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanfaatkan akses transportasi yang ada sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan keterlibatan dalam demokrasi.
“Dengan akses yang semakin baik, mari kita manfaatkan untuk terus belajar, memahami, dan berpartisipasi dalam menjaga kualitas demokrasi,” tutupnya.
Dengan sudut pandang edukasi publik, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa transportasi memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat, sebagai bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berdaya.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP