Lompat ke isi utama

Berita

Rapat Pleno Mingguan, Inda Fiska Mahendro Perkuat Koordinasi Strategi Pengawasan Non-Tahapan

a

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, memimpin rapat pleno mingguan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (06/05).

Tulang Bawang — Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan rapat pleno mingguan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (06/05). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua, Anggota, serta Koordinator Sekretariat sebagai bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus mempersiapkan agenda strategis kelembagaan ke depan.

Rapat pleno mingguan dilaksanakan untuk meninjau capaian kinerja yang telah berjalan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang lebih efektif, terukur, dan terencana.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda penting menjadi pembahasan utama, mulai dari penguatan koordinasi antar divisi, persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), pengawasan pemutakhiran data partai politik, hingga monitoring dan evaluasi layanan informasi publik.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama dan sinergi antar divisi dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas pengawasan.

“Kerja sama antar divisi harus terus diperkuat agar seluruh program kerja dan tugas pengawasan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi,” ujarnya.

Menurut Inda, koordinasi internal yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas kelembagaan, khususnya pada masa non tahapan Pemilu dan Pemilihan.

“Sinergi internal sangat penting untuk memastikan seluruh agenda pengawasan berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) akan segera dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.

“Program Pendidikan Pengawas Partisipatif akan segera dilaksanakan sebagai langkah penguatan pengawasan berbasis partisipasi masyarakat,” katanya.

Inda menjelaskan bahwa P2P merupakan program strategis yang bertujuan membangun kesadaran demokrasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar turut aktif mengawal proses demokrasi.

“Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif, masyarakat diharapkan memahami pentingnya keterlibatan dalam menjaga integritas pemilu,” tambahnya.

Selain membahas P2P, rapat pleno juga menyoroti pengawasan pemutakhiran data partai politik yang saat ini telah berjalan dan terus dilakukan pemantauan secara berkala.

“Pengawasan pemutakhiran data partai politik harus dilakukan secara cermat agar seluruh proses administrasi kepemiluan berjalan sesuai regulasi,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Inda juga menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi layanan informasi publik sebagai bagian dari komitmen keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Layanan informasi publik perlu terus dimonitor dan dievaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.

Rapat pleno mingguan tersebut menjadi bagian dari komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pelaksanaan program kerja, serta memastikan kesiapan kelembagaan menghadapi berbagai agenda strategis menuju Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang demokratis dan bermartabat.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Rapat Pleno
Inda Fiska Mahendro
Koordinasi
Strategi Pengawasan
Non-Tahapan