Rapat Pleno Mingguan Bawaslu Tulang Bawang Bahas Strategi Penguatan Pengawasan dan Program Kelembagaan
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan Rapat Pleno Mingguan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/05), sebagai bagian dari upaya penguatan koordinasi internal dan evaluasi pelaksanaan program kerja kelembagaan. Rapat pleno tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
Kegiatan rapat pleno mingguan dilaksanakan untuk meninjau capaian kinerja yang telah berjalan, mengevaluasi berbagai program yang sedang dilaksanakan, serta menyusun langkah strategis guna mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang lebih efektif dan terencana. Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penguatan koordinasi antar divisi, progres pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), pelaksanaan uji petik, pengelolaan data dan informasi melalui PPID, serta persiapan simulasi penyelesaian sengketa.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan koordinasi antar divisi dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Menurutnya, rapat pleno mingguan menjadi ruang konsolidasi untuk memastikan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai dengan target dan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Rapat pleno mingguan menjadi sarana penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja, memperkuat koordinasi internal, dan memastikan seluruh kegiatan berjalan secara optimal,” ujar Inda.
Ia menjelaskan bahwa penguatan koordinasi internal menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan kelembagaan menghadapi pelaksanaan pengawasan pemilu dan pemilihan yang akan datang.
“Kita harus membangun komunikasi dan koordinasi yang baik antar divisi agar pelaksanaan tugas kelembagaan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan terencana,” lanjutnya.
Dalam rapat tersebut, Inda juga menyoroti pentingnya pemantapan progres berbagai kegiatan strategis yang sedang dipersiapkan oleh masing-masing divisi, termasuk kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), pelaksanaan uji petik, pengelolaan data dan informasi, serta simulasi penyelesaian sengketa. Menurutnya, seluruh program tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan kualitas pengawasan pemilu di Kabupaten Tulang Bawang.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa telah menyusun jadwal simulasi penyelesaian sengketa sebagai bagian dari peningkatan kapasitas jajaran Bawaslu.
“Divisi Sengketa telah membuat jadwal simulasi penyelesaian sengketa dan seluruh divisi akan ikut terlibat dalam pelaksanaan simulasi tersebut,” ujar Rachmat.
Ia menjelaskan bahwa simulasi penyelesaian sengketa menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapan teknis jajaran Bawaslu dalam menghadapi potensi sengketa pada pelaksanaan pemilu dan pemilihan mendatang. Menurutnya, keterlibatan seluruh divisi dalam simulasi tersebut juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan kolaborasi lintas divisi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji petik akan dilaksanakan di Kecamatan Penawartama dan Gedung Aji Baru pada minggu depan pasca Iduladha.
“Pelaksanaan uji petik akan dilakukan di Kecamatan Penawartama dan Gedung Aji Baru pada minggu depan pasca Iduladha,” ujar Desi.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) akan dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 24 Juni 2026 dan telah mendapatkan persetujuan dari Bawaslu Provinsi.
“Pelaksanaan P2P akan dilaksanakan secara tatap muka pada tanggal 24 Juni 2026 dan telah disetujui oleh Bawaslu Provinsi,” lanjutnya.
Menurut Desi, program Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan bagian penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu serta memperkuat pendidikan demokrasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, meminta seluruh divisi untuk menyusun timeline kegiatan secara rinci guna mendukung efektivitas pelaksanaan program kerja.
“Saya meminta setiap divisi menyusun timeline kegiatan agar seluruh program kerja dapat berjalan secara sistematis, terukur, dan tepat waktu,” ujar Kausar.
Ia juga mendorong agar seluruh jajaran menjadwalkan forum diskusi internal guna membedah regulasi dan peraturan Bawaslu terkait pemilu dan pemilihan.
“Kita perlu menjadwalkan diskusi rutin untuk membedah peraturan Bawaslu maupun regulasi terkait pemilu agar pemahaman jajaran semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan,” katanya.
Menurutnya, peningkatan pemahaman regulasi dan penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme kelembagaan.
Rapat pleno mingguan tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat koordinasi serta konsolidasi internal. Melalui kegiatan tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, dan mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, efektif, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP