A. Rachmat Lihusnu: Simulasi Penyelesaian Sengketa Perkuat Kesiapan Pengawasan Pemilu
|
Tulang Bawang – Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menegaskan bahwa pelaksanaan simulasi penyelesaian sengketa menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan jajaran Bawaslu menghadapi potensi sengketa pada pelaksanaan pemilu dan pemilihan mendatang. Hal tersebut disampaikan Rachmat saat mengikuti Rapat Pleno Mingguan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/05).
Rapat pleno tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penguatan koordinasi antar divisi, progres pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), pelaksanaan uji petik, pengelolaan data dan informasi melalui PPID, serta persiapan simulasi penyelesaian sengketa.
Rachmat menyampaikan bahwa Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa telah menyusun jadwal simulasi penyelesaian sengketa yang akan melibatkan seluruh divisi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
“Divisi Sengketa telah membuat jadwal simulasi penyelesaian sengketa dan seluruh divisi akan ikut andil dalam pelaksanaan simulasi tersebut,” ujar Rachmat.
Menurutnya, simulasi penyelesaian sengketa menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan teknis dan pemahaman jajaran Bawaslu terhadap mekanisme penyelesaian sengketa pemilu dan pemilihan. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan simulasi tidak hanya berfokus pada aspek prosedural, tetapi juga bertujuan memperkuat koordinasi lintas divisi dalam menghadapi dinamika penyelesaian sengketa.
“Simulasi ini penting untuk membangun kesiapan jajaran, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat koordinasi antar divisi dalam menghadapi potensi sengketa pemilu,” lanjutnya.
Menurut Rachmat, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme kelembagaan pengawasan pemilu. Ia menilai bahwa peningkatan pemahaman regulasi dan kemampuan teknis harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar jajaran Bawaslu siap menghadapi berbagai dinamika pengawasan.
“Peningkatan kapasitas dan pemahaman regulasi harus terus dilakukan agar seluruh jajaran memiliki kesiapan yang baik dalam melaksanakan tugas pengawasan dan penyelesaian sengketa,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kerja sama dan komunikasi yang baik antar divisi guna mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan. Menurutnya, penyelesaian sengketa pemilu membutuhkan koordinasi yang kuat, ketelitian, serta pemahaman terhadap aturan dan mekanisme yang berlaku.
“Penyelesaian sengketa membutuhkan kerja sama yang solid, komunikasi yang baik, serta ketelitian dalam memahami setiap tahapan dan regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Selain itu, Rachmat berharap pelaksanaan simulasi penyelesaian sengketa dapat menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang.
“Melalui simulasi ini, kita dapat mengidentifikasi berbagai hal yang perlu diperbaiki dan memperkuat kesiapan kelembagaan dalam menghadapi pelaksanaan pemilu yang akan datang,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pengawasan dan penyelesaian sengketa pemilu. Menurutnya, integritas menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
“Kita harus terus menjaga integritas, profesionalisme, dan komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan demi menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan masyarakat,” katanya.
Rapat pleno mingguan tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat koordinasi internal. Melalui penguatan kapasitas dan pelaksanaan simulasi penyelesaian sengketa tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat kesiapan kelembagaan, dan mendukung pelaksanaan pemilu yang demokratis, jujur, adil, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP