Lompat ke isi utama

Berita

A. Rachmat Lihusnu: Semangat Pembebasan Irian Barat Harus Menjadi Penguat Integritas dan Persatuan Bangsa

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang memperingati Hari Pembebasan Irian Barat yang diperingati setiap tanggal 1 Mei sebagai momentum penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan tersebut menandai kembalinya wilayah Papua Barat ke pangkuan Indonesia pada 1 Mei 1963 setelah melalui perjuangan panjang melalui jalur diplomatik dan militer untuk mengakhiri penguasaan Belanda atas Papua pasca Konferensi Meja Bundar.

Sejarah perjuangan pembebasan Irian Barat semakin menguat ketika Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, mengumandangkan Tri Komando Rakyat (Trikora) di Yogyakarta pada 19 Desember 1961. Trikora menjadi tonggak dimulainya operasi militer dan infiltrasi Indonesia dalam upaya membebaskan Irian Barat.

Tekanan internasional serta kekuatan militer Indonesia kemudian mendorong Belanda menandatangani perjanjian pada 15 Agustus 1962 yang menetapkan penyerahan wilayah Irian Barat kepada United Nations Temporary Executive Authority (UNTEA). Selanjutnya, pada 1 Mei 1963, UNTEA secara resmi menyerahkan pemerintahan Irian Barat kepada Republik Indonesia.

Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa Hari Pembebasan Irian Barat menjadi pengingat penting atas perjuangan bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Hari Pembebasan Irian Barat merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Rachmat Inda saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Jumat (01/05).

Menurut Rachmat, perjuangan pembebasan Irian Barat menunjukkan bahwa semangat persatuan, keberanian, dan integritas menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan bangsa.

“Perjuangan para pendahulu bangsa mengajarkan kepada kita bahwa persatuan dan integritas merupakan kekuatan besar dalam menjaga bangsa dan negara,” jelasnya.

Ia menilai bahwa nilai-nilai perjuangan tersebut tetap relevan dalam kehidupan demokrasi modern, khususnya dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pemilu dan pengawasan demokrasi.

“Semangat perjuangan harus diwujudkan dalam bentuk komitmen menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas,” tambahnya.

Rachmat juga menegaskan bahwa pengawasan pemilu yang profesional merupakan bagian penting dalam menjaga kedaulatan rakyat sebagai inti dari demokrasi.

“Pengawasan pemilu yang profesional dan berintegritas merupakan bentuk nyata menjaga kedaulatan rakyat dan memastikan proses demokrasi berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Menurutnya, tantangan demokrasi saat ini membutuhkan kesadaran bersama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

“Di tengah perkembangan teknologi informasi dan dinamika sosial, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah belah bangsa,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjaga nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan.

“Semangat perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat nasionalisme, dan membangun demokrasi yang berkualitas,” katanya.

Selain itu, Rachmat menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran hukum dan kepatuhan terhadap aturan dalam kehidupan demokrasi.

“Kepatuhan terhadap aturan dan penguatan integritas menjadi fondasi penting dalam mewujudkan demokrasi yang sehat dan bermartabat,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Pembebasan Irian Barat, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap semangat perjuangan para pendahulu bangsa dapat terus hidup dan menjadi penguat komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat demokrasi, serta mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
A. Rachmat Lihusnu
Semangat
Pembebasan Irian Barat
Penguat Integritas
Persatuan Bangsa