Lompat ke isi utama

Berita

A. Rachmat Lihusnu: PMKRI Berperan Cegah Politik Uang dan Penyebaran Hoaks

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu menyampaikan ucapan selamat Dies Natalis ke-79 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) yang diperingati pada 25 Mei 2026 dengan tema “Dari Viralitas ke Veritas: Meneguhkan Riset, Kepakaran dan Kemanusiaan”. Menurut Rachmat, PMKRI memiliki kontribusi penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui keterlibatan aktif mahasiswa dalam pengawasan partisipatif dan kontrol sosial terhadap setiap tahapan pemilu.

“PMKRI berperan memantau langsung jalannya tahapan pemilu guna mencegah pelanggaran seperti politik uang dan penyebaran hoaks,” ujar Rachmat saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Senin (25/05).

Ia menjelaskan bahwa tantangan demokrasi saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi informasi dan media digital yang memungkinkan penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Kondisi tersebut, menurutnya, menuntut kehadiran kelompok masyarakat sipil dan organisasi mahasiswa yang mampu menjadi penyeimbang melalui edukasi, pengawasan, dan penyampaian informasi yang berbasis fakta. Rachmat menilai organisasi mahasiswa seperti PMKRI memiliki kekuatan intelektual dan moral dalam membangun kesadaran masyarakat agar lebih kritis terhadap berbagai bentuk pelanggaran demokrasi, termasuk praktik politik uang dan penyebaran hoaks yang dapat merusak integritas pemilu.

“Politik uang dan hoaks merupakan ancaman serius bagi demokrasi. Karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam melakukan edukasi dan pengawasan di tengah masyarakat menjadi sangat penting untuk menjaga kualitas pemilu,” katanya.

Ia mengatakan bahwa pengawasan partisipatif tidak hanya bertujuan mengawasi pelaksanaan tahapan pemilu, tetapi juga membangun budaya demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu mendorong lahirnya ruang diskusi publik yang lebih kritis, objektif, dan berbasis data. Hal tersebut dinilai relevan dengan tema Dies Natalis PMKRI tahun ini yang menekankan pentingnya riset, kepakaran, dan nilai kemanusiaan.

“Tema ‘Dari Viralitas ke Veritas’ menjadi pesan penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Mahasiswa harus menjadi pelopor literasi informasi dan penyampai kebenaran di tengah derasnya arus media sosial,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari masyarakat sipil, lanjut Rachmat, PMKRI juga memiliki peran dalam memperkuat kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menilai demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa, untuk ikut mengawal setiap proses politik agar berjalan sesuai aturan dan prinsip keadilan.

“Demokrasi tidak dapat berjalan baik tanpa partisipasi masyarakat yang kritis dan peduli. Organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga proses demokrasi agar tetap jujur, adil, dan berintegritas,” tegasnya.

Rachmat juga menyampaikan bahwa Bawaslu Tulang Bawang terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta pendidikan demokrasi kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara pemilu dan organisasi mahasiswa akan memperkuat upaya pencegahan pelanggaran pemilu sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga integritas demokrasi.

Momentum Dies Natalis ke-79 PMKRI, lanjutnya, diharapkan menjadi penguat semangat mahasiswa untuk terus menjaga nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

“Bawaslu Tulang Bawang mengapresiasi kontribusi PMKRI dalam mengawal demokrasi dan membangun kesadaran masyarakat. Semoga PMKRI terus menjadi organisasi yang kritis, progresif, dan konsisten memperjuangkan integritas demokrasi demi masa depan bangsa,” tutupnya.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
A. Rachmat Lihusnu
PMKRI
Cegah
Politik Uang
Penyebaran Hoaks