Peringati Hari Pendidikan Nasional, A. Rachmat Lihusnu Tekankan Pentingnya Pemahaman Hukum Pemilu
|
Tulang Bawang — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang menyampaikan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan, termasuk pendidikan demokrasi yang berlandaskan pada pemahaman hukum dan aturan.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang sadar hukum serta mampu berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan demokrasi.
Momentum Hari Pendidikan Nasional dimaknai sebagai upaya untuk memperkuat kesadaran bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang formal, tetapi juga dalam praktik kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam proses demokrasi.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa pendidikan demokrasi harus diiringi dengan pemahaman yang kuat terhadap aturan dan hukum yang berlaku.
“Kami mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional. Pendidikan menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memahami aturan dan menjunjung tinggi nilai keadilan,” ujar Rachmat saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Sabtu (02/05).
Ia menegaskan bahwa dalam konteks demokrasi, pemahaman terhadap regulasi menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga proses pemilu tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Pendidikan demokrasi harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang aturan yang berlaku, sehingga setiap tahapan pemilu dapat berjalan secara tertib dan berkeadilan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rachmat menekankan bahwa penegakan hukum yang transparan juga merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi masyarakat.
“Melalui proses penanganan pelanggaran yang terbuka dan akuntabel, masyarakat dapat belajar tentang pentingnya keadilan dalam demokrasi,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengawasan menjadi bagian penting dari pendidikan demokrasi.
“Partisipasi masyarakat dalam pengawasan tidak hanya memperkuat demokrasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran langsung dalam memahami proses demokrasi secara menyeluruh,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan yang baik akan melahirkan masyarakat yang tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat menjadi bagian dari pengawasan yang efektif dalam mencegah pelanggaran serta menjaga integritas pemilu,” tutupnya.
Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan demokrasi, guna mewujudkan sistem yang transparan, partisipatif, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP