Lompat ke isi utama

Berita

Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan, Inda Fiska Mahendro Soroti Nilai Kemanusiaan dan Hak Warga Negara

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-65 pada 27 April 2026 menjadi momentum reflektif bagi berbagai lembaga, termasuk Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, untuk menegaskan pentingnya nilai kemanusiaan, keadilan, serta pemenuhan hak warga negara dalam sistem hukum di Indonesia.

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi terhadap kinerja jajaran pemasyarakatan, tetapi juga pengingat akan pentingnya proses pembinaan yang berkelanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan. Melalui pendekatan tersebut, warga binaan diharapkan mampu menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan kembali berintegrasi secara sehat di tengah masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menyampaikan bahwa nilai-nilai yang diusung dalam sistem pemasyarakatan memiliki keterkaitan erat dengan prinsip-prinsip demokrasi yang menjunjung tinggi hak setiap individu.

“Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa setiap warga negara, termasuk warga binaan, memiliki hak untuk dibina, diperbaiki, dan kembali berperan di tengah masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Senin (27/04).

Ia menambahkan bahwa pendekatan pembinaan yang humanis tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kualitas kehidupan sosial secara keseluruhan. Menurutnya, keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan akan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Ketika proses pembinaan berjalan dengan baik, maka yang dihasilkan bukan hanya perubahan individu, tetapi juga penguatan nilai-nilai sosial yang lebih sehat dan berkeadilan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Inda Fiska Mahendro menekankan bahwa semangat memberikan kesempatan kedua sejalan dengan upaya menjaga kualitas demokrasi yang menghargai partisipasi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

“Kita perlu membangun kesadaran bersama bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berubah. Dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan proses tersebut berjalan dengan optimal,” tambahnya.

Melalui peringatan ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, serta pelayanan prima dapat terus diperkuat dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pemulihan.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Hari Bakti Pemasyarakata
Inda Fiska Mahendro
Nilai Kemanusiaan
Hak Warga Negara