Penguatan Tata Kelola di Era Otonomi Daerah, Kausar Sangjaya Tekankan Peran Kesekretariatan
|
Tulang Bawang — Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 dimaknai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dari sudut pandang penguatan tata kelola kelembagaan, khususnya pada aspek kesekretariatan sebagai penopang utama kinerja pengawasan. Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Bawaslu Tulang Bawang menilai bahwa keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan kewenangan, tetapi juga oleh sistem administrasi yang tertib, efektif, dan akuntabel.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, menegaskan bahwa kesekretariatan memiliki peran strategis dalam mendukung jalannya fungsi pengawasan.
“Kesekretariatan menjadi tulang punggung dalam memastikan seluruh proses kelembagaan berjalan dengan baik. Dalam konteks otonomi daerah, tata kelola yang tertib dan profesional menjadi sangat penting untuk mendukung kinerja pengawasan yang optimal,” ujar Kausar saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, Sabtu (25/04).
Ia menjelaskan bahwa otonomi daerah mendorong adanya peningkatan tanggung jawab di tingkat daerah, termasuk dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan kinerja.
“Setiap kegiatan harus terdokumentasi dengan baik, setiap program harus terencana secara sistematis, dan setiap penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan. Ini menjadi bagian dari prinsip akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan,” jelasnya.
Kausar juga menyoroti pentingnya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung sistem kerja kesekretariatan yang adaptif.
“SDM yang memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh akan mampu bekerja lebih efektif. Oleh karena itu, penguatan kapasitas melalui pembelajaran dan peningkatan kompetensi menjadi hal yang harus terus dilakukan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di era digital, kesekretariatan juga dituntut untuk mampu mengelola informasi secara cepat dan akurat.
“Pemanfaatan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam mendukung efisiensi kerja. Pengelolaan data, arsip digital, serta sistem pelaporan harus terus ditingkatkan agar lebih modern dan responsif,” tambahnya.
Menurutnya, momentum Hari Otonomi Daerah harus dijadikan sebagai refleksi untuk terus memperbaiki sistem kerja internal lembaga.
“Otonomi daerah bukan hanya tentang kewenangan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun sistem yang kuat dan berkelanjutan. Kesekretariatan memiliki peran penting dalam mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Kausar juga menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kelembagaan, baik secara internal maupun eksternal.
“Kami akan terus mendorong terciptanya tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel, sebagai bagian dari kontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah,” tutupnya.
Dengan sudut pandang tata kelola, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada kekuatan sistem administrasi dan sumber daya manusia yang mendukungnya.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP