Momentum Hari Bakti Pemasyarakatan, A. Rachmat Lihusnu Soroti Pentingnya Penegakan Hukum yang Berkeadilan
|
Tulang Bawang — Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-65 dimaknai oleh Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap penegakan hukum yang berkeadilan, termasuk dalam konteks penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan akuntabel.
Dengan mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, peringatan ini tidak hanya menitikberatkan pada pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan, tetapi juga pada pentingnya sistem hukum yang mampu menghadirkan keadilan sekaligus memberikan ruang perbaikan bagi setiap individu.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, A. Rachmat Lihusnu, menyampaikan bahwa nilai-nilai dalam sistem pemasyarakatan memiliki keterkaitan erat dengan prinsip penegakan hukum dalam pemilu.
“Penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada sanksi, tetapi juga harus memberikan ruang pembinaan dan perbaikan. Hal ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang mengedepankan keadilan dan kemanusiaan,” ujarnya saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Senin (27/04).
Menurutnya, dalam konteks pengawasan pemilu, pendekatan penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa harus dilakukan secara profesional, proporsional, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan.
“Setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara objektif dan transparan, sehingga dapat memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya upaya pencegahan sebagai bagian integral dari pengawasan pemilu. Pencegahan dinilai mampu meminimalisir potensi pelanggaran serta menciptakan iklim demokrasi yang sehat.
“Pencegahan harus menjadi prioritas, karena dengan langkah yang tepat, potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak awal,” tambahnya.
Ia juga menyoroti bahwa penyelesaian sengketa yang efektif dan berkeadilan akan berkontribusi dalam menjaga stabilitas serta integritas proses pemilu.
“Penyelesaian sengketa harus dilakukan secara cepat, tepat, dan berkeadilan agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan serta tetap menjaga kualitas demokrasi,” ungkapnya.
Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap nilai-nilai keadilan, pembinaan, dan profesionalitas dapat terus diperkuat, baik dalam sistem pemasyarakatan maupun dalam pelaksanaan pengawasan pemilu di Indonesia.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP