Mohammad Kausar Sangjaya Tekankan Pentingnya Timeline Kegiatan dan Penguatan Pemahaman Regulasi
|
Tulang Bawang – Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, menegaskan pentingnya penyusunan timeline kegiatan dan penguatan pemahaman regulasi sebagai langkah mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Hal tersebut disampaikan Kausar dalam Rapat Pleno Mingguan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Rabu (20/05).
Rapat pleno tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan rapat pleno mingguan dilaksanakan sebagai forum evaluasi dan koordinasi internal guna meninjau progres pelaksanaan program kerja, mengidentifikasi berbagai kendala, serta menyusun langkah strategis untuk mendukung pengawasan pemilu yang lebih efektif dan terencana. Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya progres Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P), pelaksanaan uji petik, pengelolaan data dan informasi melalui PPID, serta persiapan simulasi penyelesaian sengketa.
Kausar meminta setiap divisi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk menyusun timeline kegiatan secara terstruktur agar pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih sistematis dan terukur.
“Saya meminta setiap divisi membuat timeline kegiatan agar seluruh program kerja dapat berjalan secara terencana, terukur, dan tepat waktu,” ujar Kausar.
Menurutnya, penyusunan timeline kegiatan menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan dan mempermudah proses monitoring serta evaluasi kegiatan. Ia menjelaskan bahwa perencanaan yang baik akan membantu setiap divisi dalam menjalankan program secara lebih optimal dan terarah.
“Perencanaan yang matang menjadi kunci agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik dan target pelaksanaan program dapat tercapai secara maksimal,” lanjutnya.
Selain itu, Kausar juga mendorong seluruh jajaran untuk menjadwalkan forum diskusi internal guna membedah peraturan Bawaslu maupun regulasi terkait pemilu dan pemilihan.
“Kita juga perlu membuat jadwal diskusi rutin untuk membedah peraturan Bawaslu maupun regulasi terkait pemilu agar pemahaman jajaran semakin kuat,” katanya.
Menurutnya, penguatan pemahaman regulasi menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme dan kualitas kerja aparatur di lingkungan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang. Ia menilai bahwa pemahaman terhadap regulasi dan mekanisme kerja akan membantu jajaran dalam melaksanakan tugas secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemahaman regulasi harus terus diperkuat agar pelaksanaan tugas dapat berjalan sesuai aturan dan meminimalisir kesalahan dalam pelaksanaan kerja,” ujarnya.
Kausar juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan kolaboratif di lingkungan kelembagaan. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang baik antar divisi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program kerja.
“Kita harus membangun koordinasi dan komunikasi yang baik agar pelaksanaan tugas kelembagaan dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung,” tambahnya.
Ia berharap seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dapat terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga integritas, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.
“Seluruh jajaran harus terus meningkatkan kapasitas, menjaga profesionalisme, dan memperkuat komitmen dalam mendukung pengawasan pemilu yang berintegritas,” katanya.
Rapat pleno mingguan tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh semangat koordinasi internal. Melalui penguatan perencanaan kegiatan dan peningkatan pemahaman regulasi tersebut, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, efektif, dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP