Lompat ke isi utama

Berita

Mohammad Kausar Sangjaya: ANTI LINGLUNG Perkuat Kapasitas Kesekretariatan Optimalkan Pengawasan Pemilu

a

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, mengikuti kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (ANTI LINGLUNG) bertema “Penerimaan Permohonan, Pemeriksaan Berkas Persyaratan (Formiil dan Materiil) dan Registrasi Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu”, Selasa (05/05).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (ANTI LINGLUNG) bertema “Penerimaan Permohonan, Pemeriksaan Berkas Persyaratan (Formiil dan Materiil) dan Registrasi Permohonan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu”, Selasa (05/05).

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu Provinsi Lampung tersebut diikuti Ketua, Anggota, dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dalam mendukung kesiapan menghadapi masa non-tahapan Pemilu dan Pemilihan.

Forum ANTI LINGLUNG dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman teknis jajaran pengawas pemilu terkait penerimaan permohonan, pemeriksaan persyaratan formiil dan materiil, serta registrasi permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, menyampaikan bahwa kegiatan penguatan kapasitas seperti ANTI LINGLUNG menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas kelembagaan dan profesionalitas pengawasan pemilu.

“Kegiatan ANTI LINGLUNG menjadi sarana pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan jajaran pengawas pemilu, khususnya dalam memahami mekanisme penyelesaian sengketa proses pemilu,” ujarnya.

Menurut Kausar, penguatan kapasitas sumber daya manusia harus dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh jajaran pengawas pemilu mampu menghadapi dinamika dan tantangan pengawasan ke depan.

“Peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan penting agar pengawas pemilu memiliki pemahaman regulasi dan kemampuan teknis yang baik dalam menjalankan tugas pengawasan,” jelasnya.

Ia menilai bahwa masa non-tahapan pemilu harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat kualitas kelembagaan, meningkatkan literasi regulasi, dan membangun kesiapan organisasi menghadapi Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.

“Masa non-tahapan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat kompetensi, meningkatkan koordinasi, dan membangun kesiapan kelembagaan pengawasan pemilu,” tambahnya.

Kausar juga menegaskan bahwa jajaran sekretariat memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan dan penguatan kapasitas kelembagaan Bawaslu.

“Dukungan kesekretariatan yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan agar berjalan efektif, profesional, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Menurutnya, koordinasi yang baik antara pimpinan dan jajaran sekretariat menjadi faktor penting dalam mendukung kualitas pelaksanaan tugas kelembagaan.

“Sinergi antara pimpinan dan sekretariat harus terus diperkuat agar seluruh program dan kegiatan kelembagaan dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa forum ANTI LINGLUNG menjadi ruang diskusi dan pertukaran pengalaman antar jajaran pengawas pemilu di Provinsi Lampung.

“Melalui forum ini, berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi di lapangan dapat dibahas bersama sehingga menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran,” katanya.

Kausar berharap kegiatan penguatan kapasitas seperti ANTI LINGLUNG dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pengawasan dan profesionalitas kelembagaan Bawaslu.

“Penguatan kapasitas yang dilakukan secara berkelanjutan akan memperkuat kualitas pengawasan dan meningkatkan kesiapan kelembagaan menghadapi tahapan pemilu mendatang,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran sekretariat untuk terus meningkatkan disiplin, profesionalitas, dan semangat belajar sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kelembagaan pengawasan pemilu.

“Seluruh jajaran sekretariat harus terus meningkatkan profesionalitas, disiplin, dan kualitas pelayanan kelembagaan demi mendukung pengawasan pemilu yang berintegritas,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menjaga profesionalitas pengawasan dan penyelesaian sengketa proses pemilu demi mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat menuju Pemilu 2029 yang berintegritas.

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Mohammad Kausar Sangjaya
ANTI LINGLUNG
Perkuat Kapasitas
Kesekretariatan
Optimalkan
Pengawasan Pemilu