Konsolidasi Demokrasi, IPDA Yuswanda: Sinergi Bawaslu dan Kepolisian Menjaga Stabilitas Demokrasi
|
Tulang Bawang – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan kegiatan Konsolidasi Demokrasi bersama Kepolisian Republik Indonesia Resor (Polres) Tulang Bawang di Kantor Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Senin (18/05). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2026 tentang Tugas Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan.
Kegiatan Konsolidasi Demokrasi menjadi bagian dari program strategis dalam memperkuat sinergi pengawasan, meningkatkan koordinasi antar-lembaga, melakukan pemetaan kerawanan, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah baik di dalam maupun di luar tahapan pemilu dan pemilihan. Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang bersama Polres Tulang Bawang membahas berbagai isu strategis terkait potensi kerawanan demokrasi, seperti politik uang, netralitas aparatur sipil negara (ASN), penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga isu SARA yang berpotensi memengaruhi kondusivitas masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, didampingi Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya. Sementara dari pihak Polres Tulang Bawang hadir Kanit Bidang Politik Satuan Intelkam Polres Tulang Bawang, Yuswanda, didampingi Banit Bidang Politik Satuan Intelkam Polres Tulang Bawang, Said Zauhari.
Kanit Bidang Politik Satuan Intelkam Polres Tulang Bawang, IPDA Yuswanda, mengatakan bahwa kegiatan Konsolidasi Demokrasi menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi antar-lembaga guna menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah. Menurutnya, penguatan sinergi antara kepolisian dan Bawaslu sangat diperlukan dalam mendeteksi serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas demokrasi maupun keamanan masyarakat.
“Kami menyambut baik pelaksanaan Konsolidasi Demokrasi yang dilaksanakan Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang sebagai bentuk penguatan koordinasi dan sinergi antar-instansi dalam menjaga situasi kamtibmas dan kualitas demokrasi,” ujar IPDA Yuswanda.
Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian terus melakukan pemantauan terhadap berbagai dinamika sosial dan politik di tengah masyarakat, termasuk potensi penyebaran hoaks, isu provokatif, maupun potensi konflik sosial yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Potensi kerawanan seperti penyebaran berita hoaks, isu SARA, maupun informasi yang bersifat provokatif harus menjadi perhatian bersama karena dapat memengaruhi stabilitas keamanan dan persatuan masyarakat,” lanjutnya.
Menurutnya, koordinasi dan pertukaran informasi strategis antar-lembaga menjadi langkah penting dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Melalui koordinasi yang baik antara Bawaslu dan kepolisian, berbagai potensi kerawanan dapat dipetakan lebih awal sehingga langkah antisipasi dan pencegahan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” katanya.
IPDA Yuswanda juga menegaskan bahwa kepolisian mendukung penuh upaya penguatan demokrasi yang sehat, aman, dan damai melalui kerja sama lintas sektor.
“Kepolisian memiliki komitmen untuk terus mendukung terciptanya demokrasi yang kondusif dan bermartabat. Karena itu, sinergi dengan Bawaslu dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat,” ujarnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban di lingkungan masing-masing serta bijak dalam menggunakan media sosial.
“Masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya karena hal tersebut dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu stabilitas keamanan,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan Konsolidasi Demokrasi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga keamanan wilayah serta kualitas demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kerja sama dan menyamakan persepsi antar-instansi dalam menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif demi kepentingan masyarakat bersama,” tutupnya.
Melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang bersama Polres Tulang Bawang berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas keamanan, memperkuat pengawasan demokrasi, dan menciptakan situasi yang kondusif demi mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP