Lompat ke isi utama

Berita

Kausar Sangjaya Tegaskan Pentingnya Penguatan Tata Kelola dan Integritas Kelembagaan

a

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, mengikuti kegiatan “Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Bawaslu Tahun 2025 dan Pendampingan Penyusunan Rencana Aksi Tindak Lanjut Tahun 2026” yang dilaksanakan secara daring oleh Bawaslu RI, Rabu (06/05).

Tulang Bawang — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang mengikuti kegiatan “Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Bawaslu Tahun 2025 dan Pendampingan Penyusunan Rencana Aksi Tindak Lanjut Tahun 2026” yang diselenggarakan secara daring oleh Bawaslu RI, Rabu (06/05).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap lembaga Bawaslu di seluruh Indonesia guna memperkuat tata kelola organisasi, budaya kerja, serta sistem pengawasan internal.

Diseminasi diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi serta Kepala dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kelembagaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu moderator dan dihadiri oleh Inspektur Utama Bawaslu RI. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2025 oleh narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Dalam pemaparannya, disampaikan sejumlah indikator penilaian yang mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, budaya organisasi, pengendalian internal, serta langkah-langkah pencegahan korupsi di lingkungan kelembagaan.

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya, menyampaikan bahwa hasil Survei Penilaian Integritas menjadi bahan evaluasi penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan budaya kerja di lingkungan Bawaslu.

“Survei Penilaian Integritas menjadi instrumen evaluasi yang sangat penting dalam mengukur kualitas tata kelola dan budaya integritas di lingkungan kerja,” ujarnya.

Menurut Kausar, penguatan integritas harus dilakukan secara menyeluruh dan menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran kelembagaan.

“Budaya integritas harus dibangun bersama oleh seluruh unsur kelembagaan agar tercipta lingkungan kerja yang profesional dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa sekretariat memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tata kelola organisasi yang transparan dan tertib administrasi.

“Sekretariat memiliki peran penting dalam mendukung pengelolaan administrasi, pelayanan, dan pengawasan internal yang transparan serta sesuai ketentuan,” tegasnya.

Kausar juga menyampaikan bahwa hasil SPI harus ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi yang konkret dan terukur agar mampu memberikan dampak positif terhadap kualitas kelembagaan.

“Rencana aksi tindak lanjut harus disusun secara konkret dan berkelanjutan agar hasil evaluasi dapat diterapkan secara nyata dalam lingkungan kerja,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penguatan sistem pengawasan internal dan disiplin administrasi menjadi langkah penting dalam menjaga profesionalitas lembaga.

“Pengawasan internal dan disiplin administrasi harus terus diperkuat untuk menjaga kualitas pelayanan dan profesionalitas kelembagaan,” tambahnya.

Selain itu, Kausar menilai kegiatan diseminasi tersebut memberikan pemahaman teknis yang penting bagi jajaran sekretariat dalam menyusun langkah tindak lanjut hasil survei integritas.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman yang komprehensif terkait langkah-langkah penyusunan tindak lanjut hasil Survei Penilaian Integritas,” ujarnya.

Menurutnya, budaya kerja yang bersih dan transparan harus terus dibangun secara konsisten agar mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

“Budaya kerja yang bersih, transparan, dan profesional menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan kesiapan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang dalam mendukung seluruh kebijakan penguatan integritas dan tata kelola kelembagaan yang baik.

“Sekretariat siap mendukung seluruh langkah penguatan integritas dan perbaikan tata kelola kelembagaan secara optimal,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, serta menjaga profesionalitas dan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan di Kabupaten Tulang Bawang.

a

 

a

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Kausar Sangjaya
Penguatan Tata Kelola
Integritas Kelembagaan