Inda Fiska Mahendro: Akurasi Data Pemilih Fondasi Pemilu Berkualitas
|
Tulang Bawang — Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebagai langkah menjaga kualitas demokrasi dan perlindungan hak pilih masyarakat. Hal tersebut disampaikan Inda saat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan pengawasan kegiatan Pencocokan Terbatas (Coktas) yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Tulang Bawang di Kampung Bujung Tenuk, Kecamatan Menggala, Selasa (12/05).
Kegiatan pengawasan tersebut difokuskan pada pemilih lanjut usia, khususnya pemilih yang tercatat berusia di atas seratus tahun. Pengawasan dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah pemilih bersama petugas KPU untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi faktual di lapangan. Tim pengawas dari Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang yang bertugas dalam kegiatan tersebut terdiri dari Amin Huda, Laila Fatimatul Inayah, dan Raddyar Eldwardo.
Inda menjelaskan bahwa pengawasan pemutakhiran data pemilih merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh warga negara yang memenuhi syarat tetap memperoleh hak pilihnya pada pelaksanaan pemilu dan pemilihan mendatang.
“Pengawasan pemutakhiran data pemilih dilakukan untuk memastikan setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap terakomodasi hak pilihnya,” ujarnya.
Menurutnya, data pemilih yang akurat dan mutakhir menjadi salah satu fondasi utama dalam penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berkualitas.
“Data pemilih yang valid akan mendukung pelaksanaan pemilu yang lebih berkualitas, transparan, dan berintegritas,” jelasnya.
Ia mengatakan bahwa fokus pengawasan terhadap pemilih berusia di atas seratus tahun dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam memastikan validitas data kepemiluan.
“Pemilih dengan usia di atas seratus tahun perlu dilakukan pencocokan secara langsung agar data yang tercatat benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan,” katanya.
Inda juga menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan petugas pemutakhiran data menjalankan tugas sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.
“Bawaslu memastikan seluruh proses pencocokan data dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai pengawasan secara langsung di lapangan menjadi langkah strategis untuk meminimalisasi potensi kesalahan data maupun persoalan hak pilih masyarakat.
“Pengawasan langsung menjadi langkah penting untuk meminimalisasi potensi ketidaksesuaian data pemilih,” ungkapnya.
Inda berharap sinergi antara penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mendukung kualitas data pemilih berkelanjutan.
“Kolaborasi seluruh pihak sangat penting dalam menjaga kualitas dan validitas data pemilih,” tambahnya.
Ia juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk terus melakukan pengawasan secara melekat terhadap proses pemutakhiran data pemilih sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Tulang Bawang.
“Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pemutakhiran data pemilih demi menjaga hak konstitusional masyarakat dan mewujudkan pemilu yang demokratis,” pungkasnya.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan komitmennya dalam menjaga akurasi data pemilih, memastikan perlindungan hak pilih masyarakat, serta mendukung pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.
Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas Bawaslu Tulang Bawang