Lompat ke isi utama

Berita

Hari Bakti Pemasyarakatan, Desi Triyana Tekankan Perlindungan Hak Pilih Warga Binaan

a

Desain Gambar Tim Humas Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang

Tulang Bawang — Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-65 menjadi momentum bagi Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk menegaskan pentingnya perlindungan hak pilih bagi seluruh warga negara, termasuk Warga Binaan Pemasyarakatan, dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan akuntabel.

Mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, peringatan ini tidak hanya menyoroti aspek pembinaan dan reintegrasi sosial, tetapi juga membuka ruang diskursus mengenai pemenuhan hak konstitusional warga binaan, khususnya dalam konteks demokrasi elektoral.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Desi Triyana, menegaskan bahwa hak pilih merupakan hak dasar yang harus dijamin bagi setiap warga negara tanpa terkecuali.

“Hak pilih warga binaan harus tetap dijaga dan dipastikan terpenuhi, karena hal tersebut merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan akuntabel,” ujarnya saat dikonfirmasi tim Humas Bawaslu Tulang Bawang, pada Senin (27/04).

Menurutnya, keberadaan warga binaan dalam sistem demokrasi tidak boleh dipandang sebagai kelompok yang terpinggirkan, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang tetap memiliki hak dan peran dalam proses demokrasi.

“Pemenuhan hak pilih bagi warga binaan adalah bentuk komitmen negara dalam menjamin kesetaraan hak politik bagi seluruh warga negara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Desi Triyana juga menyoroti potensi warga binaan sebagai bagian dari pengawasan partisipatif dalam penyelenggaraan pemilu. Ia menilai bahwa keterlibatan aktif masyarakat, termasuk warga binaan, dapat memperkuat kualitas pengawasan pemilu.

“Warga binaan juga dapat menjadi agen pengawasan partisipatif. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa turut berperan dalam menjaga proses pemilu yang jujur dan adil,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa edukasi dan sosialisasi terkait kepemiluan kepada warga binaan perlu terus diperkuat agar mereka tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki kesadaran dalam menjaga integritas proses demokrasi.

“Peran serta semua pihak, termasuk warga binaan, sangat dibutuhkan untuk menciptakan pemilu yang transparan dan dapat dipercaya,” ungkapnya.

Melalui momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ini, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang berharap pemenuhan hak politik warga binaan dapat terus menjadi perhatian bersama, sekaligus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu secara inklusif.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Hari Bakti Pemasyarakatan
Desi Triyana
Perlindungan Hak Pilih
Warga Binaan