Lompat ke isi utama

Berita

Fokus Adaptasi dan Inovasi, Inda Fiska Mahendro: ANTI LINGLUNG Penguatan Strategi Pengawasan

a

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, mengikuti kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu (ANTI LINGLUNG) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (13/04).

Tulang Bawang — Keikutsertaan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tulang Bawang dalam kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu (ANTI LINGLUNG) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (13/04). Kegiatan ini sebagai momentum penguatan strategi pengawasan yang adaptif di tengah dinamika dan keterbatasan anggaran. Kegiatan yang mengangkat tema “Kinerja Pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota: Transformasi di Tengah Efisiensi Anggaran” ini menjadi ruang refleksi sekaligus pengembangan kapasitas bagi seluruh jajaran Bawaslu se-Provinsi Lampung dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu ke depan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, menegaskan bahwa program ANTI LINGLUNG bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga sarana untuk membangun pola pikir yang adaptif dan inovatif dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Melalui kegiatan ini, kami didorong untuk tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi juga mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, termasuk dalam kondisi efisiensi anggaran,” ujar Inda.

Ia menjelaskan bahwa tantangan pengawasan ke depan menuntut adanya transformasi dalam cara kerja kelembagaan.

“Pengawasan tidak bisa lagi dilakukan dengan pendekatan konvensional semata. Diperlukan inovasi, pemanfaatan teknologi, serta strategi yang lebih efektif agar tetap optimal,” jelasnya.

Inda juga menekankan bahwa efisiensi anggaran harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kreativitas dalam bekerja.

“Keterbatasan bukanlah hambatan, melainkan peluang untuk menemukan cara kerja yang lebih efisien dan berdampak. Kita harus mampu memaksimalkan potensi yang ada,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pertukaran pengetahuan dan pengalaman dalam forum ANTI LINGLUNG menjadi nilai penting dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia.

“Diskusi dan berbagi praktik baik dari berbagai daerah memberikan perspektif baru yang dapat kita implementasikan dalam konteks lokal,” tambahnya.

Menurutnya, penguatan internal melalui kegiatan seperti ini akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan di lapangan.

“Ketika kapasitas SDM meningkat, maka kualitas pengawasan juga akan semakin baik, sehingga mampu menjaga integritas proses demokrasi,” ujarnya.

Inda juga menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam pelaksanaan tugas pengawasan.

“Kami akan terus mengembangkan strategi yang adaptif dan responsif, agar tetap mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan berintegritas,” tutupnya.

Dengan sudut pandang adaptasi dan inovasi, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang menegaskan bahwa kegiatan ANTI LINGLUNG menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan serta menjaga kualitas demokrasi di tengah berbagai tantangan yang ada.

Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP

Tag
Fokus Adaptasi
Inovasi
Inda Fiska Mahendro
ANTI LINGLUNG
Penguatan Strategi Pengawasan