Ferdinand Sirait: Kompetensi dan Disiplin Pegawai Fondasi Kinerja Bawaslu
|
Tulang Bawang — Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dan kedisiplinan pegawai merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi Bawaslu yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan kelembagaan.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Pembinaan dan Evaluasi Bawaslu/Panwaslih Provinsi dan Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota yang diselenggarakan secara daring, Senin (27/07). Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia sebagai forum pembinaan sekaligus penyampaian kebijakan kelembagaan.
Dalam arahannya, Ferdinand meminta seluruh jajaran sekretariat untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai perkembangan kebutuhan organisasi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di lingkungan Bawaslu.
"Peningkatan kompetensi harus menjadi perhatian seluruh jajaran Bawaslu. Di sisi lain, kedisiplinan pegawai juga harus terus dijaga sebagai bagian dari budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab," ujar Ferdinand Eskol Tiar Sirait.
Ferdinand juga mengingatkan bahwa kebijakan Work From Home (WFH) harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa fleksibilitas pola kerja tersebut bukan berarti mengurangi tanggung jawab, melainkan memberikan ruang bagi pegawai untuk tetap berkinerja optimal dari lokasi mana pun.
Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran sekretariat menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, nyaman, dan saling mendukung sehingga produktivitas organisasi dapat terus meningkat. Menurutnya, sinergi, komunikasi yang baik, dan budaya kerja positif menjadi modal penting dalam memperkuat kualitas pelayanan serta mendukung pelaksanaan tugas pengawasan demokrasi secara efektif dan akuntabel.
Editor: Bambang AP
Foto: Bambang AP