Lompat ke isi utama

Berita

Ferdinand Eskol Tiar Sirait Tekankan Pentingnya Moralitas dan Integritas bagi PNS Bawaslu

a

Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, menyampaikan arahan pada kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional yang dilaksanakan secara daring dan luring, Selasa (19/05).

Tulang Bawang – Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilihan Umum, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, menekankan pentingnya moralitas, integritas, dan adab bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik di lingkungan Bawaslu Republik Indonesia. Hal tersebut disampaikan Ferdinand Eskol Tiar Sirait dalam kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil serta Pengangkatan Pertama dalam Jabatan Fungsional yang dilaksanakan secara daring dan luring, Selasa (19/05).

Pelantikan tersebut diikuti sebanyak 1.835 CPNS di lingkungan Bawaslu Republik Indonesia, termasuk jajaran Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang yang mengikuti kegiatan secara daring.

Dalam arahannya, Ferdinand mengingatkan bahwa aparatur sipil negara tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dan pengetahuan, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika serta moralitas dalam menjalankan tugas.

“Adab kedudukannya berada di atas ilmu. Dalam budaya kita, adab merupakan hal yang sangat mendasar dan harus menjadi pegangan dalam bekerja maupun berinteraksi,” ujar Ferdinand.

Menurutnya, integritas dan sikap yang baik merupakan pondasi penting dalam membangun profesionalisme aparatur di lingkungan Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu. Ia menjelaskan bahwa lingkungan kerja yang sehat dan profesional hanya dapat terwujud apabila setiap pegawai mampu menjaga etika, saling menghormati, dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Profesionalisme tidak hanya dilihat dari kemampuan teknis, tetapi juga dari sikap, etika, dan bagaimana kita menjaga hubungan kerja yang baik dengan sesama,” lanjutnya.

Selain itu, Ferdinand juga mengingatkan para PNS agar tetap fokus terhadap tujuan hidup dan pengabdian selama bekerja di lingkungan Bawaslu.

Ia meminta para pegawai untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain ataupun membandingkan instansi Bawaslu dengan lembaga lainnya.

“Fokuslah terhadap tujuan hidup dan pengabdian selama bekerja di Bawaslu. Jangan membanding-bandingkan diri dengan orang lain maupun dengan lembaga lain,” katanya.

Menurut Ferdinand, setiap aparatur memiliki tanggung jawab dan perjalanan karier yang berbeda sehingga yang terpenting adalah menjaga komitmen dan memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga.

Ia juga menegaskan bahwa aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu dan menjaga kualitas demokrasi Indonesia.

“Sebagai bagian dari Bawaslu, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas lembaga dan mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Ferdinand berharap para PNS yang baru dilantik dapat terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta menjaga loyalitas dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

“Terus tingkatkan kemampuan, jaga integritas, dan bangun semangat pengabdian agar dapat memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga dan demokrasi Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang turut mengikuti kegiatan pelantikan tersebut yang dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Inda Fiska Mahendro, Anggota Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang Desi Triyana dan A. Rachmat Lihusnu, serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tulang Bawang, Mohammad Kausar Sangjaya.

Melalui kegiatan pelantikan tersebut, Bawaslu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian dalam mendukung pengawasan pemilu dan pemilihan yang demokratis serta bermartabat.

a

Editor: Bambang AP
Foto: Tim Humas Bawaslu Provinsi Lampung

Tag
Ferdinand Eskol Tiar Sirait
Moralitas
Integritas
PNS Bawaslu